Hingga Juni, Buyback Saham Lippo Karawaci Capai 25,74%

NERACA

Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah melakukan pembelian kembali sahamnya sebanyak 209.875.000 lembar atau 25,74% hingga periode 30 Juni 2012. Dimana harga untuk pembelian saham tersebut dihargai pada kisaran Rp 690 hingga Rp 840 per lembar saham dan sisa dananya masih berkisar Rp 383, 4 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (18/7). Harga saham Lippo Karawaci sendiri kemarin ditutup berada di posisi Rp850 per lembar dengan total volume mencapai 63,5 juta lembar. Pada perdagangan Rabu pukul 13:40 WIB, saham LPKR naik Rp10 ke Rp860 dengan volume 171.542 saham sebanyak 681 kali transaksi.

Sebagai informasi, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) telah melakukan buyback sahamnya yang bereda di publik. Asal tahu saja, untuk rencana melakukan buyback saham, Lippo Karawaci sudah menyiapkan anggaran dana sebanyak Rp 600 miliar.

Selanjutnya, perseroan akan menyisihkan sejumlah dana dari akun saldo laba untuk aksi korporasi tersebut yang jumlahnya maksimal Rp 600 miliar. Pembelian kembali saham ini akan dilakukan dalam selama 18 bulan sejak disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Dijelaskan, untuk aksi korporasi ini perseroan akan memiliki keuntungan, antara lain memberikan fleksibiltas untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien serta membantu stabilisasi harga sahamnya. Saham-saham yang telah dibeli kembali itu rencananya akan dijual kembali dengan harga yang lebih baik, maupun bisa ditarik kembali dengan cara pengurangan modal. (bani)

BERITA TERKAIT

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

MICE Bagikan Dividen Rp 10 Per Saham

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Multi Indocitra Tbk (MICE) memutuskan untuk membagikan dividen kepada…

Volume Produksi Naik - DOID Yakin Pendapatan Capai US$ 950 Juta

NERACA Jakarta – Kembali menggeliatnya industri batu bara menaruh harapan besar PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) bisa membukukan kinerja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…