Mandiri Targetkan Sejuta Pengguna Mobile Banking

NERACA

Jakarta--Bank Mandiri menargetkan 1 juta pengguna aktif layanan “mobile banking” pada akhir 2012 melalui aplikasi 'mandiri mobile' yang dapat digunakan melalui telephon pintar iPhone dan Android. "Volume transaksi dengan 'mobile banking' melonjak sampai 42 % pada periode Januari-Maret, nilainya mencapai Rp8,7 triliun dengan pengguna 46,6 juta orang," kata Direktur Micro and Retail Banking Bank Mandiri Budi G. Sadikin di Jakarta, Rabu.

Dengan demikian, kata Budi lagi, Bank Mandiri menargetkan sekitar 2,1 % dari pasar pengguna 'mobile banking' di Indonesia. Pada tahun 2011, Bank Mandiri tanpa aplikasi 'mandiri mobile' hanya berhasil menggaet 600.000 pengguna aktif “mobile banking”. "Mengingat besarnya nilai transaksi dengan menggunakan 'mobile banking', kami merasa perlu untuk meluncurkan layanan aplikasi 'mandiri mobile' ini," tambahnya.

Lebih jauh Budi mengakui biaya perbankan ekspansi melalui layanan mobile banking dinilai lebih murah daripada membuka kantor cabang baru. "Biaya untuk membuat satu kantor cabang sebesar Rp1 miliar, dan untuk satu ATM sebesar Rp70 juta. Setidaknya untuk layanan mobile, kita tidak menyediakan cost untuk tempatnya," ujarnya

Layanan banking mobile merupakan layanan e-banking untuk melakukan transaksi finansial dan nonfinansial. Layanan ini dibuat untuk mempermudah para pengguna layanan bank yang memiliki aktivitas padat.

Bank Mandiri adalah salah satu bank yang menggunakan aplikasi tersebut dalam layanan banknya. Hal tersebut juga dinilai memiliki cost saving khususnya untuk Bank Mandiri. "Inovasi ini merupakan wujud komitmen kami dalam membuat layanan e-banking terbaik semi kepuasan nasabah," pungkasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Harvest Time Targetkan Listing April 2018 - Lepas 1,86 Miliar Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Memanfaatkan melesatnya pertumbuhan indeks harga saham gabungan (IHSG), dinilai waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum saham…

Intiland Targetkan Penjualan Rp 3,3 Triliun - Mengandalkan Proyek Mixed Use

NERACA Jakarta – Geliat bisnis properti di tahun politik diyakini masih berpeluang tumbuh, menjadi sentimen positif bagi PT Intiland Development…

DMAS Targetkan Penjualan Rp 1,25 Triliun

Emiten pengembang kawasan industri, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) mematok target marketing sales tahun ini sebesar Rp 1,25 triliun. Direktur…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bikin Program Pendidikan, Bank Mandiri Gaet UGM

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam peningkatan kemampuan perbankan…

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Waspada Bahaya “Jackpotting”

    NERACA   Jakarta - Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi atau Communication and Information System Security Research Center…