MLJ Targetkan JORR Barat II Selesai 2013

NERACA

Jakarta---PT Marga Lingkar Jakarta (MLJ) menargetkan proyek pembangunan ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Barat/West II yang menghubungkan Tol Jakarta-Merak menuju Ulujami selesai pertengahan 2013. "Sejauh ini tidak ada kendala, kami berharap selesai pertengahan 2013," kata Pimpinan Proyek PT Marga Lingkar Jakarta Adi Prastyanto di Jakarta, Selasa,17/7

Lebih jauh Adi menambahkan pengerjaan JORR wilayah Barat II terdiri dari empat seksi mencakup wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan sepanjang 7,66 Kilometer. Seksi pertama pembangunan proyek Jalan Tol Kembangan - Meruya Selatan sudah mencapai 28%, Jalur Meruya Selatan - Joglo (30%), Joglo - Ciledug (tujuh persen) dan Ciledug - Ulujami mulai proses pengerjaan.

Menurut Adi, PT Marga Lingkar Jakarta dibantu PT Jasa Marga berupaya membangun jalur JORR Barat II guna mengurai kemacetan di sekitar Jalur Tol Tangerang - Jakarta menuju akses Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Selain menekankan pada proyek pembangunan tol, perusahaan pengelola tol swasta itu, mengadakan kegiatan bakti sosial yang melibatkan masyarakat di sekitar lokasi pengerjaan proyek.

Manajemen PT Marga Lingkar Jakarta menjalankan program kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 500 orang warga Rukun Tetangga (RT) I hingga VII/RW 11 Kelurahan Meruya Utara Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat telah menyerahkan ganti rugi lahan warga yang dilalui proyek tol Kebon Jeruk-Ulujami. Adapun nilai ganti rugi itu senilai Rp 6 miliar kepada warga yang lahannya berada di jalur pembangunan tol itu. “Kami serahkan Rp 6,2 miliar kepada tujuh orang selaku pemilik lahan tersebut,” kata Ketua Panitia Pengadaan Tanah Rustam Effendi, 16 Mei 2012 lalu.

Lebih jauh kata Rustam, tujuh warga itu merupakan warga di tiga kelurahan di Jakarta Barat, yaitu Meruya Utara, Meruya Selatan, dan Joglo. Rustam mengatakan dengan pemberian ganti rugi itu, pembangunan Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta bagian Barat kedua (JORR W2) bisa semakin dipercepat pembangunannya. “Pemberian ganti rugi ini juga demi kelancaran berjalannya proyek tersebut,” jelasnya

Menurut Rustam, pihaknya masih terus berusaha membebaskan sejumlah lahan di tiga kelurahan yang masih belum rampung. Rustam mengatakan, sejumlah lahan yang belum berhasil tersebut masih terus dinegosiasikan dengan pemilik lahan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa disepakati dan pembangunan tol lancar,” kata Rustam.

Diakui ustam, pembangunan tol JORR W2 masih mengalami kendala pembebasan lahan pada sejumlah wilayah. Dari target 323 bidang lahan, Rustam menyatakan setidaknya masih ada 16 lahan lagi yang masih belum berhasil dibebaskan untuk pembangunan tol. “Jadi masih ada satu (bidang tanah) di Joglo, satu di Meruya Selatan, dan 14 di Meruya Utara,” ujar Rustam. **cahyo

BERITA TERKAIT

LG Targetkan Penjualan AC Komersil Naik 30% - Sertifikasi Uji Hemat Listrik

      NERACA   Jakarta – PT LG Electronics Indonesia (LG) baru saja mengantongi uji hemat listrik dari lembaga…

Inalum Sebut Negosiasi dengan Freeport Belum Selesai

      NERACA   Jakarta - Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin menyebutkan negosiasi PT…

OJK Targetkan Capai Rp 250 Triliun di 2018 - Pendanaan di Pasar Modal

NERACA Jakarta – Geliat transaksi saham di pasar modal seiring dengan pesatnya pertumbuhan investor dan jumlah emiten, menjadi keyakinan Otoritas…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Korporasi Diharapkan Tak Borong Valas

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) meminta dunia usaha tidak memaksakan diri untuk "memborong" valuta asing…

Luhut Ancam Proyek PLN “Direschedule” - Tak Penuhi TKDN

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebagai upaya tegas mengendalikan impor maka…

IIF Target Salurkan Pembiayaan Infrastruktur Rp10 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) menargetkan bisa menyalurkan pembiayaan untuk infrastruktur mencapai Rp10 triliun. Hal…