Bank DKI Tambah 4 Cabang di Jabodetabek

NERACA

Jakarta–PT.Bank DKI kembali menambah 4 kantor setingkat cabang pembantu khususnya di wilayah Bekasi dan Tangerang. Penambahkan 4 kantor baru itu merupakan implementasi dari rencana pembukaan 50 kantor jaringan baru di Jabodetabek dan beberapa kota besar di Indonesia.

Menurut Dirut PT Bank DKI, Eko Budiwiyono, 4 kantor itu terdiri dari 2 kantor layanan konvensional di Bintara, Bekasi dan Sunter, Jakarta serta kantor layanan syariah di Ciledug dan Tangerang. “Melalui pembukaan kantor tersebut, Bank DKI berharap dapat lebih mendekati nasabah dan mampu memberikan alternative pelayanan konvensional dan syariah” ujarnya

Saat ini Bank DKI sudah memiliki total 202 jaringan kantor dengan rincian 17 kantor cabang, 39 cabang pembantu ,115 kantor kas, dan 31 payment point. Pembukaan kantor layanan Bank DKI dimasing-masing wilayah tersebut didasarkan pada potensi ekonomi dari masing-masing wilayah tersebut.

Wilayah Bintara memiliki prospek yang bagus untuk penghimpunan dana dan ekspansi kredit antara lain untuk pemasaran produk KPR, pembiayaan besama, Kredit Usaha Rakyat dan Kredit Multiguna kepada sector pendidikan. Wilayah Serpong memiliki ekonomi yang dapat terus berkembang seperti sentra bisnis maupun pemukiman. Sehingga Serpong dianggap memiliki prospek cerah sebagai pemasok utama ruang kantor di tangerang. Potensi pasar Bank DKI di Ciledug juga cukup besar tercermin dari jumlah guru-guru yang yang telah menjadi nasabah Bank DKI dari sekolah yang lokasinya dekat dengan perbatasan Jakarta Selatan dengan Tangerang.

Potensi perekonomian di masing-masing wilayah tersebut memberikan pijakan dasar yang kuat bagi Bank DKI untuk melakukan penetrasi produk dana seperti tabungan simpeda, tabungan Monas dan TabunganKu, serta produk kredit Multi Guna untuk segmen ritel. Sedangkan untuk segmen industri akan menjadi basis pemasaran produk seperti Kredit Investasi, Kredit Modal Kerja maupun kredit untuk segmen UMKM seperti KUMK Monas dan Kredit Usaha Rakyat dan kantong-kantong UKM. **kam

BERITA TERKAIT

Masalah Kejiwaan di DKI Didominasi Tekanan Ekonomi

Penyebab timbulnya masalah kejiwaan atau gangguan kesehatan mental di DKI Jakarta didominasi oleh tekanan ekonomi dan situasi sosial keluarga."Penyebab paling…

Indonesia Pacu Tiga Sektor Manufaktur Jepang Tambah Investasi - Penanaman Modal di Sektor Riil

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian fokus mendorong para pelaku industri Jepang skala menengah untuk terus berinvestasi di Indonesia. Terdapat tiga…

Sinarmas MSIG Life Luncurkan 4 Produk Bancassurance - Gandeng Bank BJB

      NERACA   Jakarta - PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG (Sinarmas MSIG Life) dan Bank BJB, berkolaborasi meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

10 LKM Syariah Kantongi Izin dari OJK

  NERACA Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan izin operasi sepuluh Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKM Syariah) yang diharapkan…

BTN Ajak Mahasiswa jadi Entrepreneur Properti

  NERACA Yogyakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. siap mengawal para mahasiswa untuk menjadi entrepreneur muda handal di bidang properti…

Bank Muamalat Resmikan Unit Program Social Trust Fund Di Bali

  NERACA Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. (Bank Muamalat) secara resmi memperkenalkan Unit Program Social Trust Fund (STF)…