Bapepam-LK Cabut Izin Usaha Metro Finance

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mencabut izin usaha perusahaan pembiayaan PT Metro Finance. Dijelaskan, pencabutan izin usaha perusahaan pembiayaan tersebut berdasarkan keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-291/km.10/2012 tanggal 28 Juni 2012.

Informasi tersebut disampaikan Bapepam-LK dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (17/7). Kata Sekretaris Bapepam-LK Abraham Bastari, dengan dicabutnya izin usaha tersebut maka sejak 28 Juni 2012, PT Metro Finance dilarang melakukan kegiatan perusahaan pembiayaan. Keterangan tersebut tidak menyebutkan alasan pencabutan izin usaha tersebut.

Sebelumnya pada Maret 2012, Bapepam-LK juga mencabut izin usaha perusahaan asuransi kerugian yaitu PT Asuransi Wanamekar Handayani berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor KEP-150/KM.10/2012 tanggal 21 Maret 2012.

Pencabutan izin usaha itu dilakukan karena perusahaan asuransi dimaksud tidak dapat memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang usaha perasuransian. Dengan pencabutan izin usaha itu, PT Asuransi Wanamekar Handayani dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi dan diwajibkan menurunkan papan nama, baik di kantor pusat maupun di kantor lainnya selain kantor pusat serta diwajibkan menyelesaikan seluruh hutang dan kewajiban.

Data terakhir alamat kantor pusat perusahaan asuransi tersebut adalah Jalan Ciputat Raya No 12 Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (bani)

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Kemenperin: Industri Makanan dan Minuman Jadi Sektor Kampiun

NERACA Jakarta – Industri makanan dan minuman menjadi salah satu sektor manufaktur andalan dalam memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi…

Usaha Kecil - Petani Garam Rakyat Fokus Intensifikasi untuk Dorong Produksi

NERACA Jakarta – Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI) akan fokus melakukan upaya intensifikasi untuk mendorong produksi garam rakyat yang…

PNM Jambi Tingkatkan Manajemen Keuangan Pelaku Usaha di Batanghari

PNM Jambi Tingkatkan Manajemen Keuangan Pelaku Usaha di Batanghari NERACA Jambi - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi meningkatkan pengetahuan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PPRO Berikan Kran Air Siap Minum di Semarang

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) pada lingkungan, PT PP Properti Tbk (PPRO) bersama…

Tawarkan IPO Rp 178 -198 Persaham - Interfood Bidik Kapasitas Produksi 10.600 Ton

NERACA Jakarta –Perusahaan produsen cokelat, PT Wahana Interfood Nusantara menawarkan harga penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO)…

Mandom Targetkan Penjualan Tumbuh 10%

Sepanjang tahun 2019, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membidik pertumbuhan penjualan sebesar 5% hingga 10%. Hal itu ditopang pertumbuhan penjualan…