Bajaj Produsen Sepeda Motor Ke-3 Dunia - Membuntuti Honda dan Hero

NERACA

Produsen motor Bajaj Auto makin tak tergoyahkan. Pada tahun finansial 2011, dengan penjualan sepeda motor di seluruh dunia mencapai 3,8 juta unit, Bajaj Auto dinobatkan sebagai produsen sepeda motor terbesar ketiga di dunia. Posisi pertama dan kedua ditempati oleh Honda dan Hero MotoCorp.

Direktur Utama PT. Bajaj Auto Indonesia, Tomotaka Ishikawa mengatakan pencapaian ini merupakan bukti kerja keras dan komitmen tim Bajaj di seluruh dunia. Selain tercatat sebagai produsen sepeda motor ke-3 terbesar di dunia, Bajaj Auto juga berada di jajaran produsen otomotif paling menguntungkan di dunia.

“Hal ini sungguh membanggakan bagi perusahaan. Bajaj Auto telah membuktikan kompetensinya di industri melalui inovasi teknologi, pengembangan portofolio, dan strategi penjualan yang mumpuni,” kata Tomotaka.

Bajaj Auto memiliki portofolio merek sepeda motor yang kuat di pasar global. Merek Pulsar dan Discover secara komulatif penjualannya telah melampaui lima juta unit. Discover diprediksi menjadi merek sepeda motor dengan penjualan terbesar kedua di India. Sepanjang tahun 2011-2012 penjualan Discover mendekati 1,5 juta unit.

Pada periode yang sama, Bajaj Auto melakukan penjualan ekspor sebanyak 1,27 juta unit. Boxer menjadi merek dengan penjualan terbesar di Afrika dan Pulsar 135LS termasuk dalam jajaran produk dengan penjualan tertinggi di sejumlah negara Amerika Latin.

Bajaj Auto menempati posisi sebagai pemimpin pasar di 12 negara dari 35 negara tujuan ekspornya. Selain itu, Bajaj Auto juga memiliki 47% saham di KTM Power Sport AG dari Austria. Perusahaan saat ini menguasai 10% pangsa pasar sepeda motor global. Perusahaan menargetkan penjualan 4,5 juta sepeda motor secara global dengan target pangsa pasar sebesar 30% pada tahun finansial 2012-2013.

Pulsar di Indonesia

Di Indonesia, penjualan unit Pulsar yang dilakukan oleh PT BAI, juga mencatat kenaikan. Pada periode Januari hingga Juni 2012, tercatat penjualan Pulsar sebanyak 9.500 unit yang memberikan kontribusi terbesar pada penjualan adalah Pulsar 135 (45%), diikuti oleh Pulsar 220 (35%) dan Pulsar 180 memberikan kontribusi 20%

Perolehan penjualan tersebut, menurut Tomotaka, tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras tim Bajaj untuk melakukan penetrasi pasar di Indonesia.

“Tim kami memiliki kompetensi dan semangat yang tinggi untuk membuat Pulsar diterima di pasar Indonesia. Kami sangat bangga dengan keberhasilan tim Bajaj di Indonesia,” kata Tomotaka.

BAI selama periode finansial 2010-2011 berhasil mencatat kenaikan volume penjualan yang signifikan sebesar 41% yaitu dari 16.700 unit pada 2010 menjadi 23.600 unit pada akhir 2011.

BERITA TERKAIT

Zurich Buka Agen di Yogyakarta dan Jateng - Minat Asuransi Meningkat

NERACA Yogyakarta -Perluas penetrasi pasar asuransi di dalam negeri, perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia Zurich membuka kantor keagenan keduanya…

Genjot Investasi dan Ekspor, IKTA Dipacu Perdalam Struktur

NERACA Jakarta – Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) merupakan kelompok sektor manufaktur yang berkontribusi signfikan terhadap Produk Domestik Bruto…

Kampanye Pilkada 2018 - Ini Dia Visi, Misi dan Program Pak Dirman Menuju Kursi Gubernur Jateng

Kampanye Pilkada 2018 Ini Dia Visi, Misi dan Program Pak Dirman Menuju Kursi Gubernur Jateng NERACAJakarta – Genderang kampanye Pemilihan…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Honda Ungkap Sedan Amaze Generasi Kedua di India

Honda memperkenalkan generasi kedua All New Honda Amaze yang dirancang di atas platform sedan premium dengan dua pilihan mesin, berbahan…

Struktur Baru Pajak Otomotif Paling Cepat Tuntas Triwulan I

Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto mengharapkan struktur pajak baru bagi industri otomotif untuk mendorong produksi kendaraan jenis sedan dapat selesai paling…

China Diprediksi Akan Lewati AS Sebagai Pasar Otomotif Terbesar

China diproyeksikan akan melewati Amerika Serikat (AS) sebagai pasar otomotif terbesar dunia pada 2022, menurut Chief Executive Officer Nissan Motor…