Dana KUR Rp 77,43 Triliun Sudah Tersalur

Rabu, 18/07/2012

NERACA

Solo-- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan pemerintah telah menyalurkan sekitar Rp77,43 triliun kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). “Di mana hingga Juni 2012 tercatat sebanyak Rp77,43 triliun telah dikucurkan untuk program KUR dengan nasabah sebanyak 6,595 juta orang,” katanya di Solo,17/7

Selain KUR, kata Presiden SBY lagi, pemeritah juga berusaha mendorong agar masyarakat kecil terjangkau oleh layanan perbankan. “Selain itu juga diluncurkan program TabunganKu yang bertujuan untuk memberikan akses perbankan yang mudah bagi masyarakat kecil.," tambahnya

Lebih jauh kata SBY menjelaskan ada lima hal yang telah dicapai Indonesia hingga saat ini benar-benar dijaga oleh semua lapisan masyarakat. Adpun 5 hal tersebut yaitu selama 10 tahun terakhir telah banyak yang dicapai dalam bidang ekonomi, politik, sosial, pPertahanan keamanan serta hubungan internasional. Apalagi Selain itu dalam lima tahun terakhir, telah terjadi krisis global dibanyak negara,termasuk Indonesia.

Poin keberhasilan lainnya menurut Presiden terjadi dalam jangka waktu delapan tahun terakhir. Yang mana pertumbuhan ekonomi terus tumbuh, pengangguran dan kemiskinan di Indonesia juga berkurang.

Sebelumnya, Deputi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang Usaha Jasa Parikesit Suprapto mengungkapkan realisasi penyaluran KUR empat bank BUMN dan sejumlah Bank Pemerintah Daerah (BPD) hingga akhir Juni tahun ini tercatat sebesar Rp14,430 triliun, dengan jumlah debitur sebanyak 877.170. "Penyaluran KUR hingga 29 Juni 2012 sekira 48,1 persen dari target nasional sebesar Rp30 triliun," ujarnya

Lebih lanjut Parikesit menjelaskan, bank pelat merah dengan realisasi penyaluran KUR terbesar hingga paruh pertama tahun ini adal BRI. Per akhir Juni, penyaluran KUR oleh BRI tercatat sebesar Rp8,5 triliun, terdiri atas ritel Rp1,33 triliun yang diberikan kepada 6.270 debitur dan sektor mikro sebesar Rp7,17 triliun kepada 779.743 debitur.

Dalam catatan kementerian BUMN, terntara PT Bank Rakyat Indonesia Tbk telah merealisasikan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga semester I tahun ini mencapai Rp8,5 triliun. Mayoritas penyaluran KUR terbanyak diberikan kepada sektor mikro.

Sementara itu, penyalur KUR terbesar kedua adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan total mencapai Rp1,98 triliun kepada 6.270 debitor. Selanjutnya, BPD menyalurkan KUR sebesar Rp1,39 triliun kepada 18.316 debitor.

Sedangkan Bank Mandiri menyalurkan KUR mencapai Rp1,12 triliun kepada 20.620 debitur dan Bank Syariah Mandiri (BSM) sebesar Rp732,1 miliar kepada 8.970 debitur. Selain itu, Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menyalurkan KUR senilai Rp664,8 miliar kepada 4.081 debitur, Bank Bukopin sekira Rp44 miliar kepada 369 debitur dan BNI Syariah Rp3,4 miliar kepada 12 debitur.

Menurut Parikesit, realisasi penyaluran KUR terbesar terjadi pada Mei 2012. "Penyaluran KUR pada Mei tahun ini mencapai Rp3,06 triliun, yang diberikan kepada 171.768 debitor," ujarnya.

Sementara itu, realisasi KUR pada Januari 2012 tercatat sebesar Rp1,73 triliun kepada 115.283 debitur, Februari mencapai Rp2,09 triliun kepada 139.026 debitur, Maret sebesar Rp2,67 triliun kepada 149.159 debitur. Sedangkan, penyaluran KUR pada April 2012 tercatat sebesar Rp2,52 triliun kepada 154.072 debitur dan Juni senilai Rp2,36 triliun, yang diberikan kepada 147.850 debitur. **cahyo