Berlibur pada Bulan Ramadan

Sabtu, 21/07/2012

Neraca

Berlibur memang menjadi kebutuhan yang cukup penting, rutinitas sehari-hari membuat kita lelah dan jenuh. Kebutuhan akan hiburan menjadi cukup penting, selain dibutuhkan untuk merelaksasi juga membuang kejenuhan selama ini, liburan juga bisa menambah pengetahuan yang ada dan lebih bermanfaat. Namun berbeda rasanya saat berlibur pada bulan puasa. Berwisata ataupun berlibur pada bulan puasa memang memiliki banyak perbedaan, salah satunya kita berlibur sambil menahan lapar dan dahaga, tentunya ini bukan satu hal yang mudah.

Suasana yang berbeda memang diberikan saat kita berlibur pada bulan Ramadan, bagi umat Islam khususnya, bulan Ramadan menjadi suatu yang dinanti-nantikan. Tidak hanya itu, pada bulan Ramadan banyak tempat obyek wisata yang umumnya hanya saat bulan Ramadan saja tempat ini dikunjungi banyak wisatawan untuk sekadar jalan-jalan atau untuk berwisata rohani. Berwisata pada bulan puasa memang tidak mudah, selain itu kita sedang menahan untuk tidak minum dan tidak makan, otomatis tenaga kita pun sangat berkurang dibandingkan dengan saat berwisata pada bulan-bulan biasanya.

Saat sahur tiba, biasanya di sanalah kita makan dan minum sebagai tambahan tenaga untuk beraktivitas seharian. Jangan lupa konsumsilah makanan dan minuman yang dapat menambah energi kita dalam berwisata nanti, yang pasti kita harus mengonsumsi makanan yang sehat. Hindari makanan-makanan yang membuat lemas saat kita berpuasa dan saat berpariwisata. Minumlah vitamin atau suplemen tambahan agar tubuh kita tidak mudah lemas, hal ini penting dalam menambah asupan energi di tubuh kita.

Tidak hanya itu, biasakan saat selesai sahur kita melakukan olah raga walau hanya sedikit, paling tidak bila kita tidur sesudah salat subuh, saat terbangun tubuh kita menjadi terasa lebih segar. Begitu juga dalam memulai berpariwisata atau saat bangun tidur, melakukan sedikit olahraga biasanya akan membuat tubuh terasa lebih segar setelah selesai mandi. Mungkin pada awal-awal puasa tubuh kita belum bisa atau belum terbiasa dengan rutinitas ini, namun seiring waktu berjalan, tubuh akan menyesuaikan dan beradaptasi saat bulan puasa tiba.

Tidak ada salahnya memilih berlibur dan berwisata pada pertengahan bulan puasa, selain tubuh sudah terbiasa dengan rutinitas berpuasa, biasanya pada pertengahan bulan puasa juga kita bisa menikmati liburan dengan lebih maksimal, setidaknya ada waktu dari awal puasa hingga pertengahan bulan puasa untuk merencanakan liburan dengan lebih baik.

Siapkan pula segala kebutuhan pribadi Anda untuk berwisata. Bawa juga Al Quran dan mukena. Sehingga Anda tetap bisa menjalankan ibadah selama berwisata. Siapkan juga air mineral untuk persiapan berbuka puasa saat terpaksa harus berbuka puasa dalam perjalanan ketika waktu berbuka puasa tiba.

Terkadang kita memang terpaksa harus berbuka puasa di perjalanan, karena terkadang waktu perjalanan agak sulit untuk diperkirakan, apalagi dengan kemacetan-kemacetan saat ini. sempatkan untuk mengisi waktu liburan dengan melakukan safari Ramadan, yaitu dengan melakukan kegiatan wisata ke berbagai tempat yang memiliki nilai religi untuk menambah pengetahuan Anda mengenai Islam. Salah satunya, bisa dengan melakukan shalat tarawih di masjid-masjid yang belum pernah Anda kunjungi sebelumnya. Berwisata pada bulan puasa sebenarnya tidak terlalu melelahkan, apalagi kita bisa sekalian menunggu jam berbuka puasa, yang pasti jangan jadikan ibadah berpuasa untuk berhenti beraktivitas.