Memperkenalkan Nilai Positif kepada Anak

NERACA

Nilai-nilai positif sangat penting untuk diperkenalkan sejak awal, di mana anak dapat mengembangkan dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari mereka termasuk dalam mengatasi permasalahan.

Psikolog Anak dari Klinik Pela 9 Bintaro Fabiola Priscilla menjelaskan, ”Sebuah teori menjelaskan bahwa dalam bermain yang terpenting adalah makna bermain bukan hasil akhir (sasaran), hal ini merupakan proses belajar agar anak dapat total dalam bereksperimen mencoba perilaku baru dan menggunakannya untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.”

Dia mengatakan, dalam kehidupan sehari-harinya, anak dapat mengimplementasikan nilai positif ini sebagai bentuk ketekunan dalam menuntaskan tugas hingga selesai, berani mencoba hal baru, dan memiliki motivasi untuk meraih hal yang diinginkan.

“Tentunya penerapan nilai-nilai positif ini tidak akan maksimal tanpa didampingi oleh orangtuanya. Anak yang didukung dan diarahkan oleh orangtua dapat membangun perasaan kompeten serta percaya dengan keterampilan yang dimiliki. Inisiatif yang dicapai dapat memotivasi anak untuk terlibat dengan pengalaman baru,” tuturnya.

Bebegames adalah medium bagi ibu untuk mengekspresikan kasih sayangnya kepada si kecil, yang terlihat dari interaksi ibu dan anak dalam berbagai permainan. Anak dapat bebas mengeksplorasi motoriknya tanpa perlu khawatir kalah atau menang, karena di Bebegames Grand Stadium semua anak adalah juara bagi ibunya.

BERITA TERKAIT

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945"

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945" NERACA Sukabumi - Alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) bersama…

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945"

Alumni Menwa dan Masyarakat Gelar Diskusi "Mencermati Nilai-Nilai Pancasila dan UUD 1945" NERACA Sukabumi - Alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) bersama…

Origami Hati untuk Bu Airin - Wujud Dukungan untuk Tangsel Layak Anak

Origami Hati untuk Bu Airin Wujud Dukungan untuk Tangsel Layak Anak NERACA Tangerang Selatan - Dukungan anak muda Tangerang Selatan…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Indonesia Peringkat dua Penderita TBC

Menteri Kesehatan Nila Djuwita F Moeloek mengatakan saat ini Indonesia menduduki peringkat nomor dua terbanyak penderita tuberkulosis atau TBC setelah…

Imunisasi Tak Optimal Penyebab Wabah Campak di Asmat

Campak dan gizi buruk kembali melanda anak-anak suku Asmat di Papua. Dalam empat bulan terakhir, ada 24 anak yang meninggal…

Mengenal Bahaya dari Flu Australia

Belum lama ini, virus flu menjangkiti Australia dan jumlah penderitanya dilaporkan meningkat. Persebaran virus influenza A(H3N2) atau lebih dikenal sebagai…