Masyarakat Malut Butuh BPR Syariah

NERACA

Ternate--Bank Indonesia (BI) Ternate berharap kepada semua pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara (Malut), untuk mendirikan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), baik BPR umum maupun BPR Syariah. "Jika pemkab/pemkot di Malut memiliki BPR akan memudahkan para pengusaha setempat dalam mendapatkan modal usaha," kata Kepala BI Ternate, Marlison Hakim di Ternate, Sabtu.

Menurut Marlison, saat menghadiri expo Bank Syariah di Jatiland Mall tersebut, menilai BPR bisa menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta bisa menjadi sumber pendanaan bagi pemkab/pemkot jika membutuhkan dana segar dalam jumlah tertentu.

Lebih jauh kata Marlison, pemkab/pemkot di Malut selama ini saat memberikan bantuan modal kepada pelaku ekonomi setempat atau lembaga tertentu umumnya bersifat bantuan social, akhirnya menimbulkan kesan seakan-akan pemkab/pemkot memanjakan masyarakatnya.

Pemkab/pemkot di Malut seharusnya jika memberikan bantuan kepada pelaku usaha di daerahnya atau lembaga tertentu harus bantuan modal itu dikembalikan kepada pemkab/pemkot dengan mudah tertentu agar bisa menjadi sumber PAD bagi daerah. "Selama ini, pemkab/pemkot di Malut sering mengalami devisit anggaran. Kota Ternate misalnya dalam tahun 2011 ini mengalami devisit Rp24 miliar dan Halsel Rp32 miliar,” ujarnya

Kalau pemkab/pemkot di Malut dalam setiap memberikan bantuan kepada masyarakat setempat harus dalam bentuk kredit, artinya bantuan itu harus dikembalikan, sehingga bisa menjadi PAD, maka devisit tersebut bisa dikurangi.

Apalagi, kata Marlison, pemkab/pemkot di Malut juga melakukan berbagai terobosan lainnya untuk meningkatkan PAD, seperti yang kini telah dilakukan oleh Pemkab Halmahera Timur (Haltim).

Cara yang dilakukan pemkab, salah satunya dengan mewajibkan kepada PNS dan masyarakat setempat harus membeli beras produksi local melalui Perusahan Daerah Haltim. **

BERITA TERKAIT

Batam Butuh Regulasi Pasti

  Oleh: Dr. Enny Sri Hartati Direktur Indef Pertama, kita sering gagal paham. Dulu pak Habibie membangun Batam adalah sebagai…

Butuh Kolaborasi Tingkatkan Daya Saing Pasar Rakyat

NERACA Jakarta – Daya saing yang dimiliki oleh pasar rakyat memiliki potensi besar dibandingkan dengan pasar swalayan. "Artinya secara daya…

Pemahaman Masyarakat Mengenai UU Konsumen Dinilai Rendah

Pemahaman Masyarakat Mengenai UU Konsumen Dinilai Rendah NERACA Palembang - Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Sumatera Selatan menilai tingkat pemahaman masyarakat…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Asosiasi Dukung Penindakan Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) mendukung penindakan hukum terhadap aksi perusahaan teknologi finansial (tekfin)…

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

Adira Insurance Berikan Penghargaan 23 Kota - Sistem Tata Kelola Keselamatan Jalan

      NERACA   Jakarta - Asuransi Adira menyelenggarakan Indonesia Road Safety Award (IRSA) sebagai upaya untuk menyadarkan pentingnya…