Premi Asuransi Aviva Targetkan Naik 25%

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Aviva Indonesia tetap menargetkan pertumbuhan premi sekitar 25% pada 2012 ini. Alasanya menyampaikan 80% portfolio Aviva berasal dari produk kesehatan, baik yang berasal dari grup maupun individu. "Tapi target ini hanya dari sisi organik saja tanpa memperhitungkan distribusi channel baru," kata Albert Wanandi, Wakil Presiden Direktur PT Asuransi Aviva Indonesia di Jakarta, Senin (16/7)

Albert menambahkan hingga Semester I 2012, pendapatan premi dari asuransi kesehatan ini naik sebesar 20% yang sebagian besar berasal dari group health. Dari sisi jalur distribusinya, 40% dari total pendapatan premi Aviva berasal dari employee benefit consultant! 40 dari broker, dan 20% sisanya dari alternative distribution termasuk bancaasurance. Aviva saat ini sudah memiliki 500 ribu nasabah dan menempatkan aset investasinya 80% di deposito.

Lebih jauh kata Albert, perseroan juga merencanakan penambahan modal seiring dengan perkembangan bisnis perusahaan. "Sesuai dengan perkembangan bisnis kita perlu penambahan modal," ujarnya

Adapun penambahan modal ini nantinya akan berasal dari pendanaan share holder (pemilik) dan tidak dari pinjaman dan obligasi. Namun, mengenai berapa besarnya modal yang akan ditambah nantinya, Albert belum bisa memastikan. "Yang jelas akan nambah modal," tegasnya.

Sementara Asuransi Aviva saat ini sudah memiliki equity sebesar lebih dari Rp100 miliar. "Modal kami sudah sedikit lebih dari ketentuan yang dipersyaratkan Kementerian Keuangan," tukasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kerahkan 300 Karyawan, Amar Bank Bangun 20 Rumah Layak Huni

    NERACA   Bogor - PT Bank Amar Indonesia Tbk mengerahkan karyawannya untuk terjun langsung ke masyarakat dan membantu…

Sompo Insurance Kenalkan Produk Travel First Indonesiana

    NERACA   Jakarta – Sompo Insurance Indonesia (SII) menjadi satu-satunya mitra asuransi perjalanan resmi pada ASTINDO Travel Fair…

BUMN Tunggu Regulasi untuk Pembayaran Klaim Nasabah Jiwasraya

  NERACA Jakarta – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menunggu dukungan regulasi dari dua lembaga untuk menyelesaikan pembayaran…