Obligasi Medco US$ 150 Juta Raih Peringkat AA-

Obligasi berkelanjutan Medco mengantongi peringkat AA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Rating tersebut diberikan untuk obligasi berkelanjutan perseroan tahap I tahun 2011 sebesar US$ 150 juta.

Informasi tersebut disampaikan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (16/7). Disebutkan, peringkat tersebut termasuk obligasi berkelanjutan Medco Energi International I tahun 2011 tahap tiga sebesar maksimum US$20 juta. Outlook peringkat perseroan adalah stable.

Analis Pefindo Endi Roswendi menuturkan outlook stable tersebut mencerminkan adanya perbaikan posisi keuangan perusahaan sebagai akibat dari kebijakan keuangan perusahaan yang lebih konservatif di masa mendatang.

Peringkat mencerminkan harga minyak mentah yang kuat, strategi bisnis perusahaan yang fokus terhadap bisnis inti perusahaan, dan posisi likuiditas yang kuat. Namun, peringkat dibatasi oleh resiko kegagalan kegiatan eksplorasi dan produksi serta menurunnya cadangan minyak.

Pada akhir tahun 2011, pemegang saham MEDC terdiri dari Encore Energy Pte Ltd sebesar 50,7%, saham treasury sebesar 11,7%, dan publik sebesar 37,6%. Encore Energy dimiliki keluarga Panigoro, melalui Encore International sebesar 60,6%, dan Mitsubishi Corp sebesar 39.4%. (bani)

BERITA TERKAIT

Superkrane Raih Kontrak Baru Rp 40 Miliar - Garap Dua Proyek PLTU

NERACA Jakarta – Di sisa akhir tahun 2018, PT Superkrane Mitra Utama Tbk (Superkrane) belum lama ini mengantongi dua kontrak…

Fintek Crowde Raih Pendanaan dari Jepang dan Korsel

      NERACA   Jakarta - Crowde, perusahaan rintisan yang bergerak di bidang pertanian mengumumkan penerimaan pendanaan awal atau…

Sandiaga Lepas 30,1 Juta Saham Saratoga - Danai Kampanye Pilpres 2019

NERACA Jakarta – Calon wakil presiden 2019, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melepas kepemilikan sahamnya di PT Saratoga Investama Sedaya Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Waskita Karya Lunasi Obligasi Rp 350 Miliar

Lunasi obligasi jatuh tempo, PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah mengalokasikan dana pembayaran pokok obligasi I Waskita Karya Tahap II…

Penjualan Fajar Surya Wisesa Tumbuh 50%

Hingga September 2018, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) membukukan penjualan bersih senilai Rp7,45 triliun atau meningkat 50% year on…

Dorong Pemerataan Infrastrukur - Lagi, Indonesia Infrastructure Week Digelar

NERACA Jakarta – Geliat pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintah dalam menunjang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, infrastruktur dipandang sebagai fondasi yang perlu…