BEI Masih Melanjutkan Suspensi Saham SQBB

Penghentian sementara perdagangan saham (suspensi) saham PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBB) masih berlanjut dan diawal pekan ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mensuspensi saham PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk di pasar reguler dan pasar tunai pada sesi I, 16 Juli 2012.

Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di BEI, Senin (16/7). Perdagangan efek SQBB hanya dapat diperdagangkan di pasar negoisasi.

Sedangkan untuk saham preferen SQBI dapat diperdagangkan di seluruh pasar. Adapun suspensi saham SQBB merujuk pada pengumuman bursa No:Peng-15/BEJ-PSR/P/04-2003 pada 28 April 2003 mengenai pencatatan saham seri B dan pengumuman bursa No.Peng-UPT-00007/BEI.PSR/09-2009 pada 24 September 2009 mengenai pencabutan penghentian sementara perdagangan efek PT Bristol-Myers Squibb Indonesia Tbk (SQBB dan SQBI).

Asal tahu saja, saham preferen SQBI telah mengalami peningkatan taham sebesar Rp122.250 atau 81,64% pada harga penutupan Rp149,750 tanggal 28 Juni 2012 menjadi Rp272.000 pada penutupan 12 Juli 2012. Untuk itu BEI menghentikan sementara perdagangan saham preferen SQBI dan saham SQBB untuk cooling down pada perdagangan kemarin.

Penghentian sementara dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya untuk memberi waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham tersebut. Investor harus selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disamapikan perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Pertegas Kepemilikan Investor Aman - Ramai Emiten Delisting

NERACA Jakarta – Sikap tegas PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memberikan sanksi delisting atau penghapusan paksa dari papan pasar…

Saham Malacca Trust Dalam Pengawasan - Bergerak Di luar Kewajaran

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pola transaksi saham PT Malacca Trust Wuwungan (MTWI) karena telah…

KIOS Bilang Refleksi Minat Cukup Tinggi - Sahamnya Disuspensi BEI

NERACA Jakarta – Lantaran mengalami kenaikan harga saham dan waran di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya melakukan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sidang Dugaan Monopoli Aqua - Saksi Ahli : Praktik Monopoli Mutlak Dilarang

Dari sidang lanjutan atas dugaan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat yang dilakukan PT Tirta Investama dan PT Balina …

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…