Black & Veatch Kembangkan Pencairan LNG Terapung Pertama di Dunia - Industri Gas

NERACA

Jakarta – Black & Veatch akan menyediakan teknologi dan layanan bagi unit unit Pencairan, Regasifikasi dan Penyimpanan LNG Terapung pertama di dunia yang disebut EXMAR EXPORT™. Unit ini akan berbentuk tongkang tanpa pendorong (non-propelled barge) yang ditambatkan ke dermaga, dengan pasokan gas melalui jaringan pipa dari lapangan La Creciente di daratan, yang berlokasi di Lower Magdalena Valley Basin di Kolumbia.

EXPORT™ terdiri dari tongkang tanpa pendorong yang digunakan untuk mengkonversikan 72 juta kaki kubik standar gas alam menjadi LNG (+/- 500,000 ton LNG per tahun) yang akan disimpan sementara di dalam tangki di atas kapal dengan total kapasitas 14.000m3 dan kemudian dialihkan untuk disimpan di unit penyimpanan terapung yang ditambatkan secara permanen atau tanker shuttle.

Black & Veatch merupakan pelopor dalam industri LNG sejak tahun 1960-an dan dalam proyek ini akan menyediakan dukungan teknologi dan pengadaan paket peralatan unit bagian atas (topside) untuk sistem pencairan gas. Black & Veatch menggunakan teknologi LNG PRICO® yang merupakan paten milik perusahaan. Black & Veatch juga akan menyediakan layanan komisioning dan operasional awal (start up) di lokasi.

Setelah selesai dibangun, EXPORT™ akan dibawa dari China ke Kolumbia, untuk selanjutnya dimiliki dan dioperasikan oleh EXMAR untuk Pacific Rubiales Energy Corporation. EXPORT™ akan ditempatkan di lepas pantai Kolumbia untuk mulai berproduksi pada akhir 2014 dan memberikan akses lebih besar bagi negara tersebut ke pasar impor dan ekspor LNG global.

Wison Offshore & Marine Ltd (Wison) akan bertanggung jawab terhadap keseluruhan aspek teknis, pengadaan, konstruksi, instalasi dan komisioning untuk EXMAR. Berkantor pusat di Shanghai, Wison akan membangun fasilitas tersebut melalui fasilitas fabrikasi milik mereka di Nantong, China. Tim global Black & Veatch yang bekerja dari beberapa kantor di berbagai negara akan mendukung Wison dalam proyek ini.

“Kebangkitan LNG didukung oleh naiknya permintaan atas bahan bakar alternatif yang lebih bersih di China dan Jepang khususnya. Perdagangan global LNG meningkat sebesar 14% pada tahun 2011,” kata Dr. Hoe Wai Cheong, Managing Director bisnis energi global Black & Veatch untuk kawasan Asia dan MEIEA, seperti yang dikutip dari siaran pers, Senin (16/7).

Dikatakan Hoe, yang mereka lihat saat ini adalah kompetisi untuk menyediakan solusi kompetitif yang memungkinkan keseluruhan rantai nilai pemrosesan LNG ditempatkan di lepas pantai yang lebih dekat dengan sumur-sumur produksi.

“Ini adalah cara yang lebih cerdas dan lebih cepat untuk mendapatkan akses ke pasar dibandingkan dengan beberapa proyek serupa yang diajukan sebelumnya, dan (unit) ini bisa dipasang kembali dengan cepat di lokasi-lokasi lapangan lain ketika dibutuhkan. Solusi ini juga akan memberi efek positif terhadap kehidupan warga di kawasan sekitar, dengan memungkinkan penyediaan bahan bakar alternatif yang bersih,” jelasnya.

Black & Veatch sebelumnya telah merampungkan desain teknis front-end untuk EXMAR’s EXPORT™ LNG tahun 2011. Perusahaan telah bekerja sama dengan EXMAR sejak 2008 dalam sebuah kesepakatan aliansi untuk mengembangkan berbagai solusi bagi penyediaan sistem LNG terapung.

BERITA TERKAIT

Kemenperin Terus Kembangkan Industri Fesyen Muslim Indonesia

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah, Gati Wibawaningsih mengatakan fesyen Indonesia saat ini masih menjadi andalan untuk…

Kemenperin Susun Pedoman Pengembangan Kawasan Industri 4.0 - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian telah menyusun pedoman untuk pengembangan kawasan industri generasi keempat atau disebut Eco Industrial Park. Upaya…

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup

LPDB KUMKM Ajak Universitas Jember Kerjasama Kembangkan Bisnis Startup NERACA Jember - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM mengajak Universitas…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Laboratorium Pengujian di Era Disrupsi Teknologi

NERACA Jakarta -  Staf Ahli Menteri Bidang Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), Imam Haryono mengatakan saat ini, pemerintah Indonesia…

Terkait Kemajuan Digital - RI Dapat Topang Asia Jadi Garda Depan Transformasi Industri 4.0

NERACA Jakarta – Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi…

Ketahanan Pangan Harus Jadi Fokus Pembenahan

NERACA Jakarta – Salah satu hal yang layak untuk diprioritaskan dalam program para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden…