Suku Bunga Penjaminan Tak Berubah 5,5% - LPS Ikuti Langkah BI,

NERACA

Jakarta--Lembaga Penjamin Simpanan menetapkan suku bunga penjaminan dana masyarakat di bank umum dalam rupiah tetap sebesar 5,5% dan bunga penjaminan dalam valas sebesar 1%. Suku bunga maksimal yang dijamin Pemerintah ini berlaku untuk periode 15 Juli sampai dengan 14 September.

Menurut Direktur Penjaminan dan Manajemen Risiko Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Salustra Satria, suku bunga simpanan masyarakat yang dijamin Pemerintah di BPR dalam rupiah tetap sebesar maksimal delapan persen.

Lebih jauh kata Satria, keputusan penetapan suku bunga penjaminan ini didasari kinerja perekonomian domestik yang stabil terlihat dari tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year) yang rendah sebesar 4,53% pada Juni lalu dan masih berada di kisaran target Bank Indonesia.

Selain itu, suku bunga penjaminan yang tetap juga melihat kondisi likuiditas perbankan yang masih longgar dan tren biaya dana yang menurun terlihat dari data biaya dana rata-rata tertimbang perbankan pada Mei sebesar 4,28% dibandingkan April 4,33%.

LPS juga melihat kondisi likuiditas pasar uang domestik yang cukup baik yang ditunjukkan masih rendahnya imbal hasil instrumen investasi jangka menengah dan panjang serta Pasar Uang Antar Bank (PUAB). Sesuai ketentuan LPS, apabila tingkat bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga wajar maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Bank juga diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga wajar yang berlaku dengan menempatkan informasi mengenai tingkat bunga wajar pada tempat yang mudah diketahui nasabah penyimpannya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Pengusaha Minta BI Tahan Suku Bunga

      NERACA   Jakarta – Kalangan dunia usaha, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap agar Bank Indonesia…

Pelaku Usaha Industri Media Tak Perlu Gentar Bersaing di Era Digital - Ketua KPPU

Pelaku Usaha Industri Media Tak Perlu Gentar Bersaing di Era Digital Ketua KPPU NERACA Padang – Ketua Komisi Pengawas Persaingan…

Fatayat NU Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Maraknya Aksi Penyerangan Pesantren

Jakarta, Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) meminta masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan maraknya teror terhadap ulama…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jika UU Akses Informasi Dibatalkan, Negara Merugi

  NERACA   Jakarta - Mantan Menteri Keuangan RI Muhammad Chatib Basri menyatakan bahwa negara akan mengalami kerugian bila Undang-Undang…

BRI Syariah Kucurkan KPR Sejahtera Rp1,5 triliun

      NERACA   Jakarta - BRISyariah memberikan kemudahan kepada kaum milenial untuk segera memiliki huniah perdananya. Komitmen ini…

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…