Mandiri Yakin Ekspansi Kredit Naik 24%

Mandiri Yakin Ekspansi Kredit Naik 24%

Manado---PT Bank Mandiri Persero, Tbk optimistis ekspansi kredit mampu tumbuh 22%-24 %tahun 2012. "Target pertumbuhan sebesar 22%-24 %optimistis tercapai melihat perkembangan ekonomi nasional yang semakin kondusif," kata Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi di Manado.

Lebih jauh kata Riswinandi, sampai triwulan pertama 2012 ini, kata Riswinandi, penyaluran kredit Bank Mandiri sudah berkisar Rp327 triliun. Dari ekspansi kredit tersebut memang masih didominasi daerah di Indonesia Bagian Barat, tetapi kita berharap mulai tahun ini daerah Indonesia Timur semakin bergeliat. "Pada awal tahun ini, Indonesia Timur mulai tumbuh lagi, diantaranya yang sudah terealisasi di Sulawesi Selatan dengan kredit pada proyek Semen Tonasa dan proyek lainnya," tambahnya

Guna mendorong kredit di Indonesia Timur, kata Riswinandi maka pengembangan infrastruktur menjadi hal sangat penting. Yang jelas ekspansi kredit pada tahun ini, akan lebih diarahkan ke sektor produktif. Peningkatan kredit ke sektor produktif tersebut, kata Riswinandi akan mendorong sektor riil bertumbuh cepat sehingga mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Data Bank Indonesia, kata Riswinandi kenaikan kredit lebih banyak ke sektor produktif yakni modal kerja dan investasi. "Nah Bank Mandiri juga akan fokus ke produktif, ini merupakan pengembangan dari tahun-tahun sebelumnya dimana kredit konsumtif ketika itu lebih dominan," terangnya

Dikatakan Riswinandi, kredit yang dikucurkan Bank Mandiri mayoritas lebih kea rah produktif dan minim yang konsumtif. “Saat ini kredit Mandiri sudah sekitar 60 %ke arah produktif, dan 40 %konsumtif," imbuhnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

BEI Pemegang Saham Pefindo Biro Kredit

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjadi pemegang saham Pefindo Biro Kredit (PBK). Hal tersebut diputuskan melalui rapat umum pemegang…

Jumlah Desa Mandiri di Jabar Hanya 0,67 Persen

Jumlah Desa Mandiri di Jabar Hanya 0,67 Persen NERACA Bandung - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat…

PRODUKSI SARUNG TENUN IKAT NAIK

Pekerja melipat sarung tenun di sentral kerajinan tenun ikat khas Kediri, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri, Jawa Timur, Kamis (16/5/2019).…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BRI Syariah dan Paytren Lanjutkan Kerjasama

      NERACA   Jakarta - Anak perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), BRI Syariah dan Paytren lanjutkan kolaborasi terkait…

Bank Bukopin Siapkan Rp1 Triliun untuk Pembiayaan Kendaraan

    NERACA   Jakarta - PT Bank Bukopin Tbk (Bukopin) menyiapkan kredit modal kerja hingga Rp1 triliun untuk pembiayaan…

BI Tahan Suku Bunga Acuan

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan sebesar enam persen pada rapat…