BRI Takkan Beri Bunga Tinggi - Terkait Dana Deposito

NERACA

Jakarta--- Bank BRI Tbk (BBRI) agaknya tetap mempertahankan tingkat suku bunga simpanan. Alasanya BI rate tak berubah.Demikian juga bunga LPS. "Bunga simpanan BRI tetap karena rata-rata BI rate tetap," kata Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank BRI Widodo Januarso, Jakarta

Lebih jauh kata Widodo, bunga simpanan BRI berada di bawah bunga LPS sekarang yaitu 5,5%. "Enggak bakal jauh-jauh dari 5,5%. Amount-nya gede sekali, deposan tinggal menunggu bank yang mana akan ambruk (bila menyimpan di atas LPS)," tambahnya

Menurut Widodo, bank yang menawarkan bunga simpanan tinggi maka bank tersebut membutuhkan uang.

Terkait kerjsama antara PT Bank BRI Tbk (BBRI) dan Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam hal pengelolaan gaji karyawan, maka ke depan gaji pegawai BIG sudah bisa diambil di semua jaringan kerja dan layanan BRI di seluruh Indonesia. "Ruang lingkup nota kesepahaman dan perjanjian kerjasama tersebut di antaranya pemanfaatan layanan pembayaran gaji dan pengeloloaan melalui BRI," kata Direktur Bisnis Kelembagaan BRI, Asmawi Syam, Jakarta

Menurut Asmawi, kerjasama ini juga mencakup pemberian fasilitas BRI lainnya seperti pemberian fasilitas KPR, kredit kepemilikan kendaraan dan kartu kredit kepada seluruh pegawai BIG. Selain itu, BRI juga memberikan fasilitas untuk rekanan dan mitra di lingkungan BIG berupa fasilitas Kredit modal kerja, kredit investasi, dan bank garansi. "Kerjasama ini sangat strategis, mengingat BIG merupakan badan yang ditunjuk untuk mewujudkan penyelenggarakan informasi dan geospasial," imbuhnya. **lia

BERITA TERKAIT

BI TURUNKAN SUKU BUNGA ACUAN

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kiri) bersama Senior Deputi BI Mirza Adityaswara (kanan) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG)…

Perbankan Harap BI Turunkan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta – Desakan agar Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse…

BIROKRASI KURANG RAMAH HAMBAT INVESTASI - Istana Tak Terobsesi Kejar Pertumbuhan Tinggi

Jakarta-Istana Kepresidenan menyatakan pemerintah tak terobsesi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi selangit di tengah situasi ekonomi global yang sedang melambat seperti…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Serap Rp22 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp22,05 triliun dari lelang tujuh seri surat utang negara (SUN)…

IMF Desak Negara-negara Hindari Kebijakan Perdagangan Terdistorsi

    NERACA   Jakarta - Ketegangan perdagangan sejauh ini tidak secara signifikan mempengaruhi ketidakseimbangan neraca berjalan global, tetapi membebani…

BI Yakin Arus Modal Asing Tetap Deras - Suku Bunga Acuan Turun

      NERACA   Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini aliran modal asing akan tetap masuk…