Mandiri Sekuritas Garap Dua IPO di Semester Kedua

PT Mandiri Sekuritas akan menangani dua penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di semester II 2012. “Perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana tersebut bergerak di sektor infrastruktur dan konsumen,”kata Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Harry Supoyo di Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjelaskan, perusahaan yang akan melakukan penawaran tersebut menggunakan laporan keuangan Juni 2012 sehingga dapat terealisasi sekitar kuartal III-IV tahun ini. Meski enggan membeberkan nama-nama perusahaan dan target dana yang dipatok, namun disinyalir salah satu perusahaan yang akan digandeng adalah produsen semen plat merah PT Semen Baturaja.

Sebagai informasi, PT Mandiri Sekuritas menargetkan 18 oblligasi dan tujuh penawaran umum saham perdana pada 2012. Nilai penjaminan emisi efek sekitar Rp12 triliun-Rp13 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Targetkan Pertumbuhan Kredit 11,5%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 11,5 persen pada 2019 lebih rendah…

Berikan Payung Hukum Khusus - Pemerintah Kritik Unicorn Yang Belum IPO

NERACA Jakarta – Desakan pemerintah lewat Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara agar empat perusahaan starup…

AXA Mandiri Bayarkan Klaim Korban Lion Air

    NERACA   Jakarta - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) membayarkan klaim kepada pemegang polis atau ahli…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…