BRI Syariah Targetkan Pembiayaan Rp14 Triliun

NERACA

Jakarta--PT Bank BRI Syariah menargetkan pembiayaan mencapai Rp14 triliun pada 2012. Penargetan ini meningkat 55,55% dibandingkan posisi akhir 2011 yang hanya sebesar Rp9 triliun. “Untuk segmen mikro sendiri pada posisi Juni berada pada kisaran Rp1,4 triliun.” Kata Indra Praseno Direktur Bisnis Consumer PT Bank BRI Syariah di Jakarta.

Adapun untuk pembiayaan di segmen komersial, kata Indra, perseroan mematok pembiayaan mencapai Rp3,5 triliun dari posisi akhir 2011 yang hanya sebesar Rp2,25 triliun. Selain pembiayaan di segmen komersial, BRI Syariah memfokuskan pembiayaan terhadap segmen mikro.

Meskipun demikian, kata Indra lagi, segmen lain juga menjadi perhatian persero pada waktu mendatang. Untuk target pembiayaan mikro sendiri sebesar Rp2,4 triliun hingga akhir Desember 2012. Posisi pada Juni sendiri berada pada angka Rp1,4 triliun.

Terkait kredit macet sendiri, lanjut Indra, perseroan terus mengupayakan agar NPF berada dibawah angka 2% hingga akhir Desember 2012. Salah satu upayanya adalah dengan lebih pruden dalam menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat. “NPF seminim mungkin kita tekan. NPF sekitar 1,9% pada posisi Mei. Pokoknya kita coba tahan dibawah 2%.” Imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Bisnis BRI Syariah, Ari Purwandono mengatakan PT Bank BRI Syariah menargetkan penyaluran pembiayaan sekitar Rp14 triliun sepanjang 2012 yang akan disalurkan ke lima segmen, yaitu sektor komersial, pembiayaan koperasi, mikro, konsumer, dan usaha kecil dan menengah (UKM). "Target pembiayaan kita tahun ini sekitar Rp14 triliun, meningkat 55,5% dibandingkan dengan tahun lalu yang sebesar Rp9 triliun," ucapnya. **lia

BERITA TERKAIT

Rencanakan Go Public - Softex Indonesia Bidik Dana di Pasar Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta  -Satu lagi antrian panjang perusahaan yang berniat go public tahun ini adalah PT Softex Indonesia. Hal tersebut disampaikan…

Gandeng BRI, The Sima Office Tower Mulai Dipasarkan

    NERACA   Jakarta - The Sima Office Tower, gedung perkantoran yang terintegrasi dengan Apartemen Izzara di Jalan TB.…

WSKT Catatkan Kontrak Baru Rp 7,2 Triliun

NERACA Jakarta – Sampai dengan Mei 2019, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) mencatat nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Adira Insurance Sambut Rencana Pemerintah Memberlakukan LCC

    NERACA   Jakarta – Keputusan pemerintah untuk menurunkan harga tiket pesawat penerbangan berbiaya murah atau Low Cos Carrier…

Tiga Besar Dompet Digital Paling Sering Digunakan

      NERACA   Jakarta - Saat ini popularitas pembayaran digital dengan uang elektronik semakin meningkat. Masyarakat pun memiliki…

Himbara Bakal Perluas Layanan Pembayaran Pajak

    NERACA   Jakarta - Bank Milik Negara (Himbara) akan memperluas kanal di masing-masing perbankan untuk digunakan masyarakat dalam…