BEI Akan Sosialisasikan Aturan Produk Derivatif

Dalam rangka meningkatkan pemahaman investor soal produk derivatif, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan sosialisasikan peraturan produk derivatif salah satunya waran terstruktur. (structure warrant).

Direktur Utama BEI Ito Warsito mengatakan, sosialisasi peraturan produk derivatif akan dilakukan pada awal pekan depan, “Sosialisasi yang akan dilakukan adalah soal produk derivatif dan termasuk didalamnya ada peraturan tentang waran terstruktur,”katanya di Jakarta, Kamis (12/7).

Dia menjelaskan, mekanisme perdagangan "structure warants" serupa dengan waran, namun dibedakan oleh lembaga penerbitnya (issuer) yakni investment bank. Saat ini, 'structure warrant' merupakan salah satu produk derivatif yang sangat diminati dan likuid di pasar mancanegara dan di Indonesia sendiri masih tertinggal.

Ito mengakui, untuk mengembangkan produk derivatif di pasar modal akan membutuhkan waktu untuk membuat pasar structure warrant dikenal di pasar modal Indonesia. Asal tahu saja, produk derivatif juga berfungsi sebagai lindung nilai (hedging) saat perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedang berfluktuasi.

Sementara Managing Director PT Valbury Asia Securities Johanes Soetikno menambahkan, dengan berkembangnya produk derivatif di pasar modal dalam negeri maka ke depannya akan menguntungkan industrinya. "Di luar negeri produk derivatifnya cukup likuid, dengan adanya waran terstruktur. Hal itu dapat menambah modal bagi perusahaan yang mengeluarkan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Pengembangan BEI, Friderica Widyasari Dewi mengaku akan menyiapkan pengembangan sistem penggerak pasar atau "market making system" serta peraturan tentang transaksi produk derivatif."Kami tengah siapkan pengembangan sistem dari penggerak serta aspek peraturan, setelah itu selesai akan diajukan ke Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK),"katanya.

BEI, lanjut dia, juga akan mendorong kalangan broker untuk menjadi penggerak pasar (market maker) dalam perdagangan produk derivatif itu. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

BEI Targetkan 2.021 Investor di Sulawesi Utara

NERACA Manado – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan sebanyak 2.021 investor di tahun 2018.”Kami cukup…

Saham Bank Agris Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – Lantaran terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), saham PT Bank Agris…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…