BPD Jatim Resmi Catatkan Sahamnya di BEI

PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jawa Timur Tbk (BJTM) resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12) hari ini. Perseroan melepas 2,983 miliar saham dengan saham yang ditawarkan sebesar Rp 430 perlembar saham dan target dana kelola sebesar Rp 1,3 triliun.

Direktur Utama PT Bank Jatim Hadi Sukrianto pernah bilang, hasil dari hasil 'roadshow' terbentuk Rp430 per lembar dan terjadi kelebihan permintaan 1,5 kali. Bahkan nilai potensi 'upset' nilai saham Bank Jatim masih ada. Oleh karena itu, diperkirakan dana dari hasil IPO dapat mencapai Rp1,3 triliun.

Pihaknya, lajutnya akan mengalokasikan 70% saham Bank Jatim itu kepada investor institusi dan sisanya sebanyak 30% ke ritel, “Perseroan akan melepas sebanyak 2,9 miliar lembar saham perdana, sebanyak 70% dialokasikan investor institusi dan sisanya ritel. Dan sebesar 85% diserap domestik, sementara asing 15%" ungkapnya.

Dia menegaskan, alokasi saham kepada institusi lebih besar dibandingkan ritel dikarenakan pihaknya memprioritaskan investor jangka panjang. Hal itu, dinilai dapat menjaga harga saham yang dicatatkan ke depannya.

Dia menuturkan, dana IPO 80% akan dialokasikan untuk ekspansi kredit, 10% pengembangan teknologi informasi, dan 10% untuk jaringan perluasan. Selain itu, perseroan berencana menambah 25 cabang dan 120 ATM. Investasi untuk cabang sekitar Rp20 miliar dengan indikasi per cabang sekitar Rp1 miliar. "Kita tidak akan membuka kantor cabang di luar Jawa Timur, selain di Jakarta yang direncanakan akan dibuka 3 cabang baru,"jelasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

Saham SOSS Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenakan status unusual market activity (UMA) pada saham PT Shield On Service…

BEI Dorong Pelaku Stratup di Solo Go Public

NERACA Solo- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta mendorong pelaku "startup" atau usaha rintisan memanfaatkan fasilitas "IDX Incubator" atau inkubator…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy)…

BEI Suspensi Saham Trancoal Pacific

Mengalami kenaikan harga saham di luar kewajaran, perdagangan saham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) dihentikan sementara atau disuspensi oleh PT…

Hotel Mandarine Bakal Gelar Rights Issue

Perkuat modal dalam rangka mendanai ekspansi bisnisnya, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) berniat menerbitkan saham dengan hak memesan efek…