Obligasi Medco US$ 150 Juta Raih Peringkat AA-

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan rating AA- untuk obligasi PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar US$ 150 juta. Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/7).

Dijelaskan, obligasi berkelanjutan miliki Medco Energi Internasional tahun 2011. Dimana periode pemeringkatan ini untuk periode 6 Juli sampai April 2013. Sebagai informasi, MEDC mencatat laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD12,07 juta pada kuartal I-2012. Laba ini naik 22,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya US$ 9,8 juta.

Kenaikan laba ini ditopang oleh naiknya penjualan dan pendapatan usaha perseroan menjadi US$282,2 juta dari sebelumnya USD255,1 juta. Penjualan minyak dan gas tercatat naik jadi US$ 214,45 juta dari sebelumnya US$ 191,8 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Pertama di Asia, BEI Raih ISO 22301:2012

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi bursa efek pertama di Asia Pasifik dan yang kedua di dunia yang berhasil mendapatkan…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi NISP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk obligasi berkelanjutan II OCBC NISP Tbk tahap I tahun 2016 seri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…