Bidik Pasar Eropa, Garuda Indonesia Sponsori Klub Liverpool

NERACA

Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah menandatangani kerjasama sponsorship dengan The Liverpool Football Club. Melalui penandatanganan itu, Garuda Indonesia secara resmi menjalin kerjasama marketing dan sponsorship agreement dengan klub besar asal Inggris tersebut.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (11/7). Disebutkan, melalui perjanjian itu, Garuda Indonesia diberikan hak untuk menjadi “Official Partner of Liverpool Football Club” dan “Official Global Airline Partner of Liverpool Football Club.

Garuda selaku maskapai plat merah Indonesia, punya banyak harapan dengan kerja sama strategis tersebut. Salah satunya memperkenalkan brand maskapai penerbangan ke luar negeri, khususnya Eropa. "Kita ingin brand Garuda di market luar lebih kuat. Sekarang kalau melihat Garuda dilihat harganya. Kalau brand di dalam negeri kan sudah, orang tidak lagi lihat harga,"kata Direktur Pemasaran Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan, di Jakarta, Rabu.

Kemudian, lanjut Elisa, penawaran menjadi official airline partner tidak hanya datang dari Liverpool. Tercatat ia memperoleh hal yang sama dari klub-klub sepakbola lain di Liga Eropa. Namun Elisa enggan menyebut masing-masing klub tersebut.

Elisa mengungkapkan alasan Garuda memilih Liverpool adalah karena murahnya biaya penawaran. "Dari penawaran yang ada, ini yang paling murah biayanya. Namun saya tidak sebut berapa. Liverpool juga frekuensi pertandingannya pun di home base, baik siaran live atau reply, jauh lebih banyak," jelasnya.

Dari kerja sama ini, membuat wajah Garuda akan sering muncul di Anfield, kandang "The Reds”. Iklan Garuda berdurasi enam menit akan tayang di stadion tersebut selama satu putaran Premier League. "Kita dapat slot 6 menit dari total pertandingan 90 menit," ujar Elisa.

Menurut Elisa, ongkos iklan ini bahkan lebih murah dibandingkan ongkos iklan di tv manapun, luar atau dalam negeri. "Ini dari sisi pemasaran jauh lebih murah dari pada iklan di TV manapun," tuturnya.

Seperti diketahui Liverpool FC adalah salah satu klub besra sepak bola yang bermain di Liga Premier Inggris atau Barclays Premier League (BPL). Klub ini telah 18 kali menjuarai Liga Inggris dan lima kali juara Liga Champions Eropa.

Nama Garuda Indonesia juga sempat muncul di dinding iklan stadion Wembley di Kota London, Inggris. Saat itu, perseroan dengan slogan Airline of Indonesia muncul saat pertandingan persahabatan antara tim nasional Inggris melawan Belgia jelang kejuaraan Euro 2012 yang digelar di Polandia dan Ukraina.

Sebelumnya, perusahaan asal Indonesia yang telah mensponsori klub sepak bola Inggris adalah PT Bank BNI Tbk (BBNI). Chelsea FC, secara resmi mengikat kontrak sponsor dengan BNI Maret lalu untuk kontrak dengan jangka waktu empat tahun. Menurut situs resmi Chelsea FC, ini adalah kali pertama klub yang berbasis di kota London itu disponsori sebuah bank dari daratan Asia. Selain itu, ada PT Bank Danamon Tbk sebagai sponsor klub Manchester United. (didi)

BERITA TERKAIT

Australia Diminta Buka Akses Pasar Hortikultura

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Australia guna membahas isu-isu peternakan, hortikultura,…

38 Pasar Rakyat Kota Tangerang Menuju SNI

38 Pasar Rakyat Kota Tangerang Menuju SNI NERACA Tangerang - 38 pasar rakyat di Kota Tangerang, Banten saat ini sudah…

Pasar Industri Mainan Indonesia Yang Menggoda

    NERACA   Jakarta - Pasar mainan Indonesia yang terbilang besar, maka Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi industri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…