Pinjaman Kredit di Perbankan Sumut Rp114,8 Triliun

NERACA

Medan--Bank Indonesia (BI) mengklaim pinjaman kredit di Sumatera Utara mencapai sebesar Rp114,8 triliun hingga periode Mei 2012. Adapun jumlah pinjaman ini meningkat sekitar 21,41 % secara year on year (yoy) dibandingkan Mei 2011 lalu. "Secara umum kinerja kredit perbankan di Sumut masih tumbuh cukup baik, bahkan secara yoy tumbuh di atas 20 %. Secara komposisi, perbankan konvensional masih mendominasi kredit perbankan dengan proporsi mencapai 95,23 %, sementara perbankan syariah 4,77 %," kata Deputi Direktur Bidang Ekonomi Moneter BI Wilayah IX Sumut dan Aceh, Mikael Budi Satrio di Jakarta,Rabu (11/7)

Masih tumbuhnya kredit perbankan ditengah gejolak perekonomian global ini, disinyalir karena suku bunga kredit perbankan yang relatif stabil. dan lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga dalam dua tahun terakhir, serta didukung pula dengan stabilnya suku bunga acuan (BI Rate). "Tingkat suku bunga perbankan pada periode ini sekira 11,38 %. Angka itu tercatat meningkat sekira 0,02 % dibandingkan periode sebelumnya. Namun angka itu masih lebih rendah dibandingkan rata-rata tingkat suku bunga dalam kurun waktu dua tahun terakhir, yakni sebesar 11,52 %," paparnya

Lebih jauh Mikael menambahkan, menggembirakannya kinerja perbankan di Sumut, di samping karena pertumbuhan kredit yang cukup baik, kualitasnya juga terjaga. "Rasio Gross Non Performing Loans (NPLs) kita di posisi Mei, tercatat sebesar 2,60 %. Sementara Loan To Deposit Ratio (LDR)-nya tercatat sebesar 88,6 %. Yang memberikan fungsi intermediasi perbankan syariah tumbuh sebesar 11,84 %," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

Targetkan Penjualan Rp 1,7 Triliun - Duta Pertiwi Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Tangerang  -Mempertimbangkan pasar properti yang masih lesu, PT Duta Indah Pertiwi Tbk (DUTI) mematok pertumbuhan bisnis konservatif dengan menargetkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Meski Terjadi Aksi 22 Mei, Transaksi Perbankan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyebutkan demonstrasi terkait Pemilu pada 22 Mei 2019 yang diwarnai…

Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau…

Asosiasi Fintech Minta Dapat Kemudahan Akses Data Kependudukan

    NERACA   Jakarta – Industri Finansial Technology (fintech) berharap agar pemerintah bisa mengizinkan usaha fintech bisa mendapatkan akses…