Publisher Game Online Manfaatkan Media sosial

Sabtu, 14/07/2012

NERACA

Situs-situs media social merupakan lahan yang efektif dalam menarik gamers secara instan. Peluang emas inipun tidak dilewatkan oleh DGI, dengan cepat pengembang game online inipun memanfaatkan situs jejaring social Facebook untuk menghadirkan Freesia City, game hasil besutannya.

Jejaring social hadir dari kebutuhan dasar manusia sebagai makhluk social, di mana segala kehidupannya terkoneksi dengan orang lain. Jika pengguna jejaring social dimintai tanggapannya tentang pemanfaatan jejaring social dalam aktivitas kehidupannya, tentu akan timbul jawaban yang beragam.

Mulai dari penggunaan jejaring social sebagai saluran promosi dan pemasaran, atau sebagai media interaksi dan sosialisasi, bahkan sampai pada wadah penyalur pikiran dan ide maupun hobi. Ya, seperti itulah kontribusi yang diberikan media social yang pada akhirnya menjadi tren dan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat dunia, khususnya Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Co-founder PT Dhub Digital Indonesia (DGI), Deasy Valentine Leann. Dia memaparkan bahwa ada sebagian orang yang berpendapat jika media sosial membuat masyarakat malas untuk melakukan interaksi nyata dengan orang-orang lain.

Hal tersebut pun lantas cepat dibantahnya. Menurut dia, kehadiran media social justru membawa dampak yang positif.

“Justru sebaliknya, media sosial memfasilitasi masyarakat kita, sehingga bisa tetap berinteraksi di sela-sela intensitas keseharian yang berbeda dari waktu ke waktu,” katanya.

Salah satu kontribusi yang diberikan media sebagai sarana utama interaksi sosial banyak orang ini adalah terbukanya peluang dan kesempatan bagi para publisher game online untuk mengintegrasikan fiturgamedan memasangnya di dalam media sosial tersebut.

Seperti efek bola salju, game onlinedapat menjadi jembatan komunikasi untuk berbagi pengetahuan mengenai dunia dari orang yang berbeda pandangan. Selain itu, menjadi wadah interaksi sosial antara orang-orang dengan kegemaran yang sama. Artinya,game online memiliki andil yang cukup besar dalam pembentukan sebuah media sosial.

Melihat peluang dan besarnya animo masyarakat dunia dan Indonesia akangame online, perusahaan yang berbasis di Singapura dan Indonesia ini mengembangkangameberplatform Facebook, dengan nama Freesia City. Dalam proses pembuatannya, DGI melibatkan timprogrammer, desainergame, dan tim desainer lokal.

“Freesia adalah nama jenis sebuah bunga yang memiliki artisweetness, friendship,dantrust.Jadi, ketiga sifat itulah yang kami jadikan tema dan nuansa dalamgameini,” ungkap Deasy.

Keunggulan Freesia City darigamesejenis adalah fitur-fitur sosial yang bersifatreal-time, sepertichatting danmultiplayer mini-gamesyang memungkinkan pemain berinteraksi langsung di dalamgame.

“Gameini murni dikembangkan oleh anak bangsa dan DGI terus mencari tenaga berkualitas untuk mengembangkangame-gameselanjutnya. Yang pasti ke depannya, Freesia City akan terus dikembangkan dan kami akan memproduksigame onlinelain,” ujar Deasy kembali.

Pemasaran

Mengenai aktivitas pemasaran game Freesia City, Deasy mengaku bahwa untuk memasarakan game yang masih dalam close beta version ini masih melalui media sosial dan belum dilakukan secara luas. Namun, tidak tertutup kemungkinan DGI akan bekerja sama dengan pihak lain, setelahgameini masuk pada tahapopen beta.

“SelaingameFreesia City, DGI juga mengerjakan proyek-proyek untuk klien dalam bentukgamedan aplikasi Facebook. Dapat dikatakan,main profitkami dari proyek-proyek tersebut,” jelasnya.

Freesia City sudah diperkenalkan ke beberapa negara, seperti Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina. Antusiasme para gamers pun cukup tinggi, sampai saat ini Freesia City sudah memiliki 115 ribu pengguna aktif dan sekitar 145 ribu fans.

Dalam memudahkan para penggunanya, Freesia City juga melakukan edukasi mengenaiupdatedan info yang diciptakan dan dikirim melalui www.facebook.com/freesian. Di web ini, gamers akan menerima strategi permainan, tips dan trik, dan bahkan menjadi ajang kreativitas dalam foto kontes dan forum untuk berkomunikasi antar pemain yang membutuhkan bantuan dalam bermain.