Semester Pertama, Produksi CPO Astra Agro Naik 7,1%

Sepanjang semester pertama 2012, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) telah memproduksi Crude Palm Oil (CPO) 636,497 ribu ton. Dimana produksi CPO tersebut naik 7,1% dari periode sebelumnya 594,163 ribu ton.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (10/7). Anak usaha Astra Internasional ini menjelaskan, kenaikan produksi didukung oleh peningkatan Tandan Buah Segar (TBS) dari 2,27 juta ton menjadi 2,45 juta ton.

Sementera produksi kernel juga naik 13,9% menjadi 140.539 ton, dari periode sebelumnya 123,397 ton. Produksi FFB wilayah Sumatera sepanjang Januari hingga Juni mencapai 1,044 juta ton. Sedangkan wilayah Kalimantan dan Sulawesi masing-masing 939,512 ribu ton dan 462,978 ribu ton.

Pada lima bulan pertama, tercatat AALI juga mengalami kenaikan volume penjualan menjadi 523.131 ton, dari periode yang sama tahun lalu sebesar 474.772 ton. (bani)

BERITA TERKAIT

Buka 20 Gerai Baru di 2019 - Mega Perintis Pacu Kapasitas Produksi

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal dan menjadi emiten ke-56 di Bursa Efek Indonesia di tahun 2018,…

Produksi Rumput Laut Serang 17 Ribu Ton

Produksi Rumput Laut Serang 17 Ribu Ton NERACA Serang - Produksi rumput laut jenis cotoni di Kabupaten Serang sampai dengan…

Suku Bunga Acuan Masih Akan Naik di 2019

P { margin-bottom: 0.08in; }A:link { }       NERACA   Jakarta – Chief Economist Bank Mandiri Anton Gunawan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…