Bidik Konsumen Premium, Samsung Luncurkan Notebook Ultrathin

NERACA

Jakarta - Pasar laptop di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Sung Khiun, IT Business Head Director PT Samsung Electronics Indonesia mengatakan, pasar note PC (notebook dan netbook) di Indonesia saat ini penjualannya mencapai 3,8 juta. Dari jumlah tersebut, 40% adalah pasar netbook dan 60% adalah pasar notebook.

Sung Khiun menambahkan, nilai pasar notebook bisa mengalami peningkatan 10-15% dari tahun ke tahun. Terlebih dengan akan diluncurkannya windows 8, pertumbuhannya tentu akan lebih tinggi lagi.

Melihat pangsa pasar yang cukup menjanjikan, Samsung sebagai salah satu pemain notebook tidak ingin meninggalkan peluang untuk memasarkan notebook untuk pasar premium dengan meluncurkan produk terbarunya, Samsung Notebook Series 5 Ultrathin (535U3C). Untuk notebook ultrathin ini Samsung menggandeng AMD sebagai penyedia prosesor.

Menurut Hermawan Sutanto, Country Head AMD Indonesia, AMD untuk Notebook Series 5 Ultrathin membenamkan prosesor AMD A-Series Accelerated Processing Unit (APU) generasi kedua. AMD A-Series APU, mengombinasikan CPU dan GPU dalam satu chip dan mampu memberikan performa-per-watt ganda dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Prosesor tersebut juga menampilkan AMD HD Media Accelerator, sebuah teknologi unik yang didesain untuk mengoptimalkan kualitas video dan mempercepat konversi file video. “Konsumen saat ini ingin notebook PC yang ringan untuk kebutuhan mobilitas, berkapasitas instant on, memiliki gambar yang lebih baik, mampu memainkan game 3D dan video HD yang mulus, dan ini ada pada Samsung Notebook Series 5 Ultrathin (535U3C),” kata Hermawan.

Hermawan menambahkan, generasi kedua A-series ini, mampu meningkatkan performa CPU hingga 29% dengan kecepatan prosesor yang lebih tinggi dan grafis AMD Radeon HD 7000 yang dapat memberikan peningkatan performa hingga 56% dibanding generasi sebelumnya.

Samsung Notebook Series 5 Ultrathin ini diklaim sebagai notebook paling tipis untuk pasar premium yang diluncurkan Samsung, dan dijual dengan harga berkisar Rp6.799.000. Kisaran harga tersebut dimaksudkan agar dapat dijangkau masyarakat Indonesia, khususnya kelas menengah.

“Kami Samsung dan AMD memberikan produk yang memberikan laptop premium dengan desain tipis namun seharga laptop biasa agar dapat menyasar kelas menangah, seperti mahasiswa dan para profesional,” jelas Sung Khiun.

Untuk berat notebook ultrathin ini hanya 1.52 kg dengan layar 13-inch. Selain dilengkapi layar anti reflective dan tampilan super cepat, Samsung Notebook Series 5 Ultrathin berkapasitas (HDD) 500 GB, dan memori 4 GB yang dapat ditingkatkan hingga 8 GB.

BERITA TERKAIT

Indonesia Menjadi Negara Maju, AS Keluarkan Kriteria Baru Negara Berkembang

NERACA Jakarta - US Trade Representative (USTR) memperketat kriteria negara berkembang yang berhak mendapatkan pengecualian de minimis dan negligible import…

LPDB Sebut KUD Tani Jaya Jadi Koperasi Percontohan

NERACA Mojokerto - Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Jaya di Kemlagi, Mojokerto, Jawa Timur, menjadi contoh bagi koperasi lain di…

Krakatau Steel Siap Restrukturisasi

NERACA Jakarta – Demi mendukung kinerja, PT Krakatau Steel (persero) Tbk melakukan restrukturisasi bisnis, dan diharapkan akan selesai di September…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

KLHK Dukung Omnibus Law, Komisi IV DPR Berharap Pemerintah Berhati-hati

Jakarta – Beanar, bahwa saat ini pemerintah tengah menggodok RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Banyak pihak yang mendukung tapi tidak…

Pemerintah Pastikan RUU Cipta Kerja Selaras Dengan Koridor Konstitusi

NERACA RUU Cipta Kerja bercita-cita untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang maju, sejahtera. Hal ini dilakukan melalui upaya memenuhi hak warga…

Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Sektor Pertanian di Papua Barat

NERACA Sorong - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menghadiri Pertemuan Tingkat Tinggi Investasi Hijau untuk Provinsi Papua dan Papua Barat,…