Mitsubishi Targetkan Produksi 10 Ribu Unit Pertahun - Luncurkan Outlander Sport

NERACA

Jakarta – Besarnya pasar penjualan kendaraan Sport Utility Vehicle (SUV) didalam negeri, menjadi alasan PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) kembali meluncurkan produk baru Mitsubishi Outlander Sport.

Direktur Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Rizwan Alamsyah mengatakan, kehadiran produk baru ini merupakan kelanjutan dari program revitalisasi passenger car Mitsubishi di Indonesia melalui model SUV terbaru,”Hal ini juga untuk menegaskan bahwa perseroan sangat concern terhadap pengembangan passenger car di Indonesia,”katanya di Jakarta, Selasa (10/7).

Dia mengungkapkan, Indonesia merupakan negara pertama diluar Jepang yang memproduksi Outlander Sport. Rencananya, produk baru ini akan diproduksi secara global dan rencananya target produksi di dalam negeri sebanyak 10 ribu unit pertahun dan perbulannya 1000 unit.

Menurutnya, pasar penjualan Mistubishi Outlander Sport ini adalah segmen kelas menengah keatas. Oleh karena itu, harganya pun dibadrol sesuai segmennya mulai dari Rp 289 juta hingga Rp 325 juta perunitnya.

Untuk produk baru ini, kata Rizwan masih menggunakan komponen dari luar cukup besar dan lokalnya baru 20%, “Kedepan kita berkomitmen menggunakan komponen dalam negeri lebih besar lagi agar penjualan produk ini bisa bersaing,”ungkapnya.

Outlander Sport merupakan kendaraan hasil pengembangan produk Mitsubishi, perpaduan performa legenda ketangguhan SUV Pajero pada Rally Dakar dan dikombinasikan kenyamanan maksimal sedan premium. Perpaduan performa ini terasa kuat menjiwai pemakaian perkotaan, tangguh, nyaman dan stylish namun tetap dapat diandalkan pada medan dengan kondisi jalan yang lebih berat, selayaknya sebuah kendaraan SUV. Tercermin pada taglinenya “The Legend meets Urban Soul”.

Asal tahu saja, pertumbuhan pasar SUV premium di Indonesia rata-rata memang hanya 5% per tahun. Namun persaingan sengit antar Agen Pemegang Merek Tunggal (ATPM) cukup terlihat jelas, dimana setiap bulannya selalu ada produk baru yang diluncurkan. Belum lama ini, Toyota Astra Motor meluncurkan New Land Cruiser 200. Toyota Astra memasang target penjualan New Land Cruiser 200 sebanyak 20 hingga 30 unit per bulan.

Selain itu ada lagi, Land Cruiser yang ditargetkan penjualan tahun ini sebanyak 903 unit atau tumbuh 5%–6%. ATPM lainnya, adalah Garuda Mataram Motor merilis New VW Touareg, yang melepas New Touareg dengan harga Rp 1,2 miliar (off the road) untuk tipe standar. Tak hanya mendatangkan New VW Touareg, Garuda Mataram juga meluncurkan Audi Q3.

Sementara BMW yang punya empat seri SUV premium: X1, X3, X5, dan X6 tak gentar dengan bermunculannya model-model anyar. Helena Abidin, Director of Corporate Communications BMW Group Indonesia , tetap optimistis, penjualan SUV premium mereka tetap bagus. Tahun lalu, angka penjualannya total mencapai 438 unit.

BERITA TERKAIT

BEI Targetkan 2.021 Investor di Sulawesi Utara

NERACA Manado – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Utara (Sulut) menargetkan sebanyak 2.021 investor di tahun 2018.”Kami cukup…

Kota Bandung Targetkan Raih Piala Adipura Paripurna

Kota Bandung Targetkan Raih Piala Adipura Paripurna NERACA Bandung - Pemerintah Kota Bandung menargetkan raih Piala Adipura Paripurna yang merupakan…

KKP Bikin Percontohan Teknologi RAS Pada Unit Pembenihan Rakyat

NERACA Yogyakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan tinjauan langsung ke Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di desa wisata…

BERITA LAINNYA DI INDUSTRI

Sektor Riil - Menperin Nilai Indonesia Siap ke Arah Industri Berbasis Digital

NERACA Jakarta – Pelaku industri nasional perlu memanfaatkan perkembangan bisnis dan teknologi dari era ekonomi digital saat ini, seperti yang…

KKP Bikin Percontohan Teknologi RAS Pada Unit Pembenihan Rakyat

NERACA Yogyakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melakukan tinjauan langsung ke Unit Pembenihan Rakyat (UPR) di desa wisata…

Dunia Usaha - Penerapan Industry 4.0 Buka Peluang Kerja Baru Lebih Spesifik

NERACA Jakarta – Penerapan sistem Industry 4.0 dinilai dapat menghasilkan peluang pekerjaan baru yang lebih spesifik, terutama yang membutuhkan kompetensi…