BNI 46 Salurkan KUR Sekitar Rp8 Miliar - Cabang Nunukan

NERACA

Nunukan—PT.BNI 46 Cabang Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur mengklaim telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sekitar Rp8 miliar kepada pengusaha UMKM di berbagai sektor. "Walaupun KUR ini adalah program pemerintah, tetapi dana yang digunakan adalah milik bank sehingga perlu adanya analisa kelayakan penerima," kata Kepala Penyelia Pemasaran Bisnis BNI 46 Cabang Nunukan, Arie Agustianto SE, di Nunukan, Selasa.

Lebih jauh Ari menambahkan, jumlah pinjamannya bervariasi antara Rp30 juta sampai Rp 300 juta. Sementara yang nilai pinjamannya agak besar baru kepada petani plasma kelapa sawit yang dikelola PT Pohon Emas Lestari (PEL) besarannya mencapai Rp 500 juta.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan BNI 46 Cabang Nunukan, Syarif Sagap SH MH, menjelaskan bahwa penyaluran KUR diberikan kepada dua sasaran yaitu "user" dalam bentuk perorangan dan "ringket" dalam bentuk kelompok seperti koperasi.

Untuk "user" pemberian KUR nilainya dibatasi paling tinggi Rp 500 juta. Sedangkan bagi "ringket" bisa melebihi Rp 500 juta. Tetapi tetap memperhatikan kelayakan usahanya.

Keharusan agunan, lanjut Syarif, perlu dilakukan pihak bank sebagai antisipasi terjadinya masalah pada saat pengembalian. Karena dana KUR bukan dana hibah sehingga harus dikembalikan untuk disalurkan lagi kepada masyarakat lainnya yang membutuhkan.

Selain agunan, peminjam juga harus memenuhi syarat lainnya misalnya kelayakan usaha menurut penilaian BNI 46 Cabang Nunukan. Kemudian performance pemilik usaha dan kedekatan dengan pihak bank.

Soal kelayakan usaha, Syarif menegaskan sekurangnya telah beroperasi paling kurang satu tahun dan memiliki prospek yang dapat berkembang. "Untuk pemberian KUR itu pihak bank harus memperhatikan berbagai hal. Selain kelayakan usaha, performance juga kedekatan pemilik usaha dengan pihak bank," kata Syarif Sagap. **cahyo

BERITA TERKAIT

Hingga November 2017, Realisasi KUR 85,6%

  NERACA   Jakarta - Pemerintah mencatat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir November 2017 telah mencapai Rp91,3 triliun…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…

Dyandra Targetkan Laba Rp 43 Miliar di 2018 - Masih Mengandalkan Bisnis Organizer

NERACA Jakarta – Selalu mematok pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi dari tahun ke tahun, terus konsisten dilakukan PT Dyandra Media…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Sepakati Kerangka LCS dengan Malaysia dan Thailand

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyepakati kerangka "Local Currency Settlement" (LCS) secara bilateral dengan Bank Negara…

Dirut BTN Tegaskan IKA Undip Siap Dukung Program Pemerintah - Terpilih Ketua IKA UNDIP

  NERACA Semarang - Ikatan Alumni Keluarga Universitas Diponegoro (IKA Undip) siap mendukung pemerintah dalam menyukseskan program pembangunannya seperti infrastruktur…

Pemberdayaan Ekonomi, Bank Muamalat Gandeng Baznas

      NERACA Langkat - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (Bank Muamalat) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meresmikan…