Bank Riau-Keppri Segera Miliki Direksi

NERACA

Pekanbaru---Bank Indonesia berjanji dalam waktu dekat akan mengumumkan hasil tes uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap kandidat direksi Bank Riau-Kepri yang sudah berlangsung sekitar dua bulan. "Semoga tidak lama lagi hasilnya akan didapatkan dari Bank Indonesia di pusat," kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Hari Utomo, di Pekanbaru, Selasa.

Hari menjelaskan, seleksi jajaran direksi Bank Riau-Kepri dilakukan oleh tim khusus. Proses seleksi terdiri dari uji adminstrasi dan wawancara. "Tim yang menyeleksi terdiri dari berbagai unsur. Selain dari BI pusat juga ada dari akademisi," tambahnya

Hasil uji kelayanan dan kepatutan akan memberikan predikat lulus atau tidak lulus bagi setiap kandidat. Bagi yang dinyatakan lulus, lanjutnya, akan diajukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Riau-Kepri.

Lebih jauh kata Hari, sedangkan kandidat yang tidak lulus, maka seharusnya tidak boleh diangkat atau di tunjuk dalam jajaran direksi. "BI pada prinsipnya hanya memberikan rekomendasi lulus atau tidak lulus saja, sementara yang berhak menentukan siapa yang pantas menduduki jabatan direktur itu di RUPS," ujarnya

Hingga kini kekosongan jabatan masih terjadi di empat jabatan pada jajaran direksi Bank Riau-Kepri, dan dua orang untuk komisaris. Untuk mengisi kekosongan tersebut, pemegang saham dalam RUPS telah menetapkan seorang pelaksana tugas direktur sampai jajaran direksi yang baru bisa ditetapkan. **cahyo

BERITA TERKAIT

Dukung Pertumbuhan IPO - Lagi, EY Gelar IPO Masterclass Bagi Direksi

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal di dalam negeri, Ernst & Young Indonesia (EY) berkomitmen kuat untuk turut…

Jabar Segera Membuat Perda Sawah Abadi

Jabar Segera Membuat Perda Sawah Abadi NERACA Tasikmalaya - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang…

Kejar Pertumbuhan Target Emiten - BEI Bidik Debitur Bank Besar Untuk IPO

NERACA Jakarta – Dikejar target emiten tahun ini oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 100 emiten, mendorong PT Bursa Efek…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…