Anak Usaha Indofood Produksi Minuman Non Alkohol

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) menggandeng Asahi Group Holdings Southeast Asia Pte Ltd untuk memproduksi dan memasarkan minuman non-alkohol di Indonesia. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (9/7).

Disebutkan, perseroan akan menjadi pemegang saham mayorias mencapai 51% untuk perusahaan yang menangani pemasaran dan distribusi produk. Sementara Asahi menjadi mayoritas hingga 51% untuk perusahaan patungan yang menangani produksi.

"Aliansi ini merupakan langkah penting bagi ICBP, yang memungkinkan ICBP untuk memperluas kategori usahanya sehingga dapat mempercepat pertumbuhan perusahaan," kata presdir perseroan, Anthoni Salim.

Sebelumnya, perseroan membagikan dividen tunai sebesar Rp169 per saham atau total sebesar Rp1,4 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 50% dari total laba bersih yang diperoleh perseroan sepanjang 2011 sebesar Rp3,08 triliun.

Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST). Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham anak usaha perseroan yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk juga menyetujui pembagian dividen tahun buku 2011 sebesar Rp175 per saham atau total Rp1,02 triliun.

Rasio pembayaran dividen tersebut adalah 50% dari total laba bersih yang dikantongi emiten berkode ICBP itu pada 2011 sebesar Rp1,98 triliun. Jadwal pembayaran dividen untuk Indofood Sukses Makmur akan dilaksanakan pada 31 Juli sementara pembayaran dividen untuk ICBP akan dilaksanakan pada 3 Agustus. (bani)

BERITA TERKAIT

PRODUKSI GERABAH TRADISIONAL

Perajin menjemur gerabah jenis kendil di Sentra kerajinan gerabah di Desa Wonorejo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (16/7/2019). Perajin mampu…

Usaha Kecil - Keterlibatan Sektor UKM dalam Rantai Nilai Global Masih Rendah

NERACA Jakarta – Wakil Ketua Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta menyatakan bahwa keterlibatan sektor usaha kecil menengah (UKM)…

Sektor Pangan - Produksi dan Suplai Terbatas Bakal Memicu Kenaikan Harga Cabai

NERACA Jakarta – Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) Rusli Abdullah mengatakan salah satu alasan kenaikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…