Pembiayaan Adira Finance Terpukul Aturan Soal DP

Perusahaan pembiayaan kendaraan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) mengakui, mengalami penurunan pembiayaan pada setengah bulan sejak aturan pembatasan downpayment (DP) kredit kendaraan bermotor mulai diberlakukan 17 Juni 2012 lalu.

Direktur Utama Adira Finance Willy Suwandi mengatakan, pembiayaan terpukul sejak aturan soal uang muka diberlakukan, “Setengah bulan dari Juni pembiayaan Adira Finance dibanding setengah bulan sebelumnya pada Mei masih tidak terlalu jelek, hanya turun 7-8%,"katanya di Jakarta, Senin (9/7)

Dia mengakui menyikapi dampak aturan pembatasan DP kredit kendaraan bermotor ini, Adira Finance sudah membuat beberapa mitigasi plan. "Kita harus memonitor dari hari ke hari bagaimana pertumbuhan bisnis kita," paparnya.

Menurutnya, menjelang lebaran pasti akan ada pelemahan pembiayaan. "Ini peaknya company," tuturnya. Namun, lanjutnya, pada saat lebaran biasanya pembiayaan akan tumbuh lagi sekitar 10%. Dia mengatakan kelolaan aset Adira Finance per Semester I 2012 mencapai Rp41,9 triliun. "Untuk pembiayaan di Juni ini merupakan yang tertinggi di sepanjang 2012 ini," tegasnya. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI dan OJK Kaji Kasus Sengketa BFI Finance - Tersandung Masalah Hukum

NERACA Jakarta – Menguaknya perkara yang menimpa PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) mendapatkan respon reaktif dari Otoritas Jasa Keuangan…

OJK Targetkan Rampung di Kuartal Tiga - Regulasi Lembaga Pembiayaan Efek

NERACA Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan aturan mengenai lembaga pembiayaan efek Indonesia akan selesai pada kuartal III tahun…

Kejar Target Pembiayaan, BRI Syariah Gandeng Grab

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah menggandeng Grab Food atau perusahaan transportasi daring…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hasnur Group Bina Juara Dunia Karate

NERACA Jakarta - Keinginan Fauzan, karateka asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang belum lama ini berhasil memenangi Kejuaraan Dunia Karate Tradisional…

BNI Terbitkan MTN Subordinasi Rp 100 Miliar

NERACA Jakarta - Perkuat likuiditas dalam rangka rangka mendanai ekspansi bisnis, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) pada tanggal 10…

ADHI Kantungi Kontrak Baru Rp 7,45 Triliun

NERACA Jakarta — Sampai dengan Juli 2018, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mengantongi kontrak baru Rp7,45 triliun dengan kontribusi…