PIP Biayai Pembangkit Geothermal

Selasa, 10/07/2012

NERACA

Jakarta-- Pusat Investasi Pemerintah (PIP) berencana membiayai Perumahan dan Geothermal. Fasilitas ini, akan masuk kedalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012. "PIP sebagai pengelola fasilitas dana geothermal telah berdasarkan UU (Undang-Undang) APBN Tahun 2010 dan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 295 Tahun 2011," kata Kepala PIP Soritaon Siregar di Jakarta, Senin (9/7)

Lebih jauh kata Soritaon, pemberian failitas geothermal ini merupakan dukungan fasilitas yang diberikan pemerintah untuk mengurangi risiko usaha panas bumi bagi pengembangan pembangkit listrik.

Menurut Soritaon, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 03/PMK.011/2012 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pertanggungjawaban Fasilitas Dana Geothermal. "Jadi ini sifatnya penugasan, untuk membiayai eksplorasi, karena mengingat tigginya risiko yang dihadapkan oleh para calon pengembang, yang dipayungi oleh PMK Nomor 03 (tahun 2012) dan dikelola PIP di bawah Bapak Menteri Keuangan," tambahnya

Dikatakan Soritaon, tujuan dari fasilitas dana geothermal yang pertama adalah untuk meningkatkan kecukupan data dari hasil survei pendahuluan guna menurukan risiko eksplorasi panas bumi bagi pengembangan pembangkit listrik. "Tujuan selanjutnya yaitu menyediakan data pendukung guna menyusun dokumen pelelangan wilayah kerja proyek-proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi. Dan itu kerja sama antara swasta dan badan usaha,” terangnya.

Tujuan ketiga yaitu mendukung pembiayaan eksplorasi dalam rangka percepatan pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP). **cahyo