BTPN Bayar Bunga Obligasi Senilai Rp 21,84 Miliar

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) akan melakukan pembayaran bunga obligasi I-2009 tahap ke-11 dengan tingkat bunga tetap senilai total Rp21,84 miliar, “Untuk pembayaran bunga obligasi tahap 11 seri A senilai Rp9,84 miliar dan seri B sebesar Rp12 miliar," kata Direktur dan Corporate Secretary BTPN Anika Faisal dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Senin.

Dia menjelaskan, jenis surat utang obligasi ini terdiri dua seri yakni obligasi seri A dan seri B dengan pokok utang masing-masing senilai Rp350 miliar dan Rp 400 miliar. Kedua seri obligasi ini memiliki tingkat bunga masing-masing untuk seri A sebesar 11,25% dan seri B sebesar 12% serta telah memperoleh peringkat AA (idn) dari lembaga pemeringkat Fitch Ratings.

Bertindak sebagai wali amanat untuk obligasi tersebut adalah PT Bank Permata Tbk (BNLI). Terkait kinerja hingga kuartal I-2012, emiten Bursa Efek Indonesia berkode saham BTPN ini mencetak laba bersih senilai Rp439 miliar atau tumbuh 61,49% dibandingkan periode yang sama 2011 sebesar Rp271 miliar.

Pertumbuhan laba ini didorong tingginya pertumbuhan kredit perseroan yang hingga triwulan I-2012 tercatat Rp32,1 triliun, naik 30% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp24,7 triliun.

Pertumbuhan kredit yang cukup tinggi ini beriringan dengan program pemberdayaan mass market BTPN yang dikenal dengan nama 'Daya'. Dalam periode satu tahun (1 April 2011-31 Maret 2012) telah menjangkau 841.801 penerima manfaat, atau meningkat 77% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 474.670. (bani)

BERITA TERKAIT

Kebijakan Suku Bunga Bakal Dipengaruhi Dolar

    NERACA   Jakarta - Kebijakan suku bunga nasional mendatang dinilai sangat dipengaruhi nilai penguatan mata uang dolar Amerika…

Manulife Sebut Pasar Obligasi Masih Positif

  NERACA   Jakarta - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) memandang beberapa faktor positif dari domestik masih akan terus…

Mega Manunggal Targetkan Laba Rp 200 Miliar - Proyeksi Kinerja 2018

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Properti Tbk (MMLP) akan membangun dua sampai tiga gudang di tahun depan. Dengan begitu perusahaan ini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pasok Permintaan PLN - DWGL Kejar Produksi 8 Juta Ton Batu Bara

NERACA Jakarta – Resmi mencatatkan saham perdananya di pasar modal pada perdagangan Rabu (13/12), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL)…

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

Permintaan Ban TBR Meningkat - GJTL Genjot Produksi Jadi 3.500 Ban Perhari

NERACA Jakarta - Mengandalkan pasar ekspor dalam menggenjot pertumbuhan penjualan, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) terus meningkatkan kapasitas produksi dan…