Dua Asuransi Selesaikan Klaim Korban Sukhoi

NERACA

Jakarta—Sekitar 12 perusahaan telah memenuhi kewajiban membayar klaim atas korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi pada Mei 2012. Nilai pertanggungan klaim tersebut mencapai Rp14,01 miliar dan 15.000 dolar AS. "Sampai saat ini industri telah membayarkan sebesar Rp11,25 miliar dan 15 ribu dolar AS dari 12 perusahaan asuransi jiwa," kata Kepala Departemen Komunikasi Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Nini Sumohandoyo, di Jakarta, Senin,9/7

Lebih jauh kata Nini, hal ini menunjukkan komitmen AAJI dalam menyelesaikan apa yang memang menjadi kewajiban perusahaan asuransi. “Yang jelas, ini membuktikan perusahaan asuransi punya komitmen yang tinggi untuk menyelesaiakannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim mengatakan secara keseluruhan fungsi proteksi dari industri asuransi telah berjalan baik, jika merujuk pada data klaim yang dibayarkan perusahaan asuransi jiwa.

Tercatat selama kuartal I-2012, total klaim yang dibayarkan asuransi jiwa nasional mencapai Rp14,5 triliun atau meningkat 27,2 % dibandingkan periode yang sama 2011 yang sebesar Rp11,4 triliun. "Jadi industri asuransi tidak hanya rajin meraup premi dari nasabah, tetapi juga memenuhi kewajibannya jika ada klaim yang diajukan," tambahnya

Bahkan, lanjut Hendrisman, dari data kuartal I-2012, total klaim yang dibayarkan melebihi separuh dari raihan premi pada periode yang sama."Klaim yang dibayar sebesar Rp14,5 triliun atau sekitar 59,8 % dari pendapatan premi yang mencapai Rp24,3 triliun," ujarnya. **lia

BERITA TERKAIT

Investasi Di Sektor Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

    NERACA   Jakarta - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menyampaikan bahwa sektor kesehatan Indonesia sudah mulai dilirik dunia,…

GM Jasa Marga Dituntut Dua Tahun Penjara

GM Jasa Marga Dituntut Dua Tahun Penjara NERACA Jakarta - General Manager (GM) PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi…

Inovisi Rencanakan Relisting di Kuartal Dua

NERACA Jakarta – Geliat bisnis industri pasar modal seiring dengan pencapaian rekor baru indeks harga saham gabungan (IHSG) menjadi momentum…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…