Setop Perang Paten

Facebook dan Yahoo! Jalin Kemitraan

Sabtu, 21/07/2012

NERACA

Setelah mengalami perebutan hak paten yang cukup alot, akhirnya Yahoo! dan Facebook sepakat berdamai dan melancarkan iklan kemitraan baru, di mana keduanya merelakan portofolio hak paten mereka agar dilisensi silang.

Tidak seperti pendahulunya yang bersemangat menggugat Facebook, Ross Levinsohn, yang saat ini menjabat sebagai CEO sementara Yahoo!, menyelesaikan masalah hak paten yang disengketakan dengan cara menjalin kemitraan yang baik bersama Facebook.

Chief Operating Officer Facebook, Sheryl Sandberg mengatakan bahwa dia senang melihat kedua perusahaan tersebut dapat menyelesaikan sengketa mereka dengan cara yang positif.

Melalui lintas portofolio paten yang disepakati oleh dua perusahaan Internet yang berbasis di Silicon Valley tersebut, Yahoo! dan Facebook bekerjasama guna menjamin iklan yang di kelompok kedua jejaring dan lebih menyatukan pembagian antara kedua laman.

“Bersama, kami akan memberikan pengalaman sosial bagi pengguna sekaligus memberikan nilai untuk pemasaran,” kataChief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg.

Sheryl Sandberg, yang juga turut berperan aktif dalam negosiasi dan perdamaian ini berpendapat, dengan adanya penyelesaian masalah hak paten memberikan waktu bagi Yahoo! untuk lebih fokus menyediakan konten dan menciptakan produk yang inovatif untuk pengguna. Sedangkan kemitraan ini akan memperkuat jejaring sosial yang sekaligus berbagi konten dari Yahoo!, sehingga kesempatan ini menciptakan nilai lebih bagi pemasar dan pengiklan.

"Yahoo! dan Facebook juga akan bekerja sama guna membawa liputan besar kegiatan media Yahoo! ke pengguna Facebook melalui kerja sama mengenai penyatuan sosial di laman Yahoo!," kata kedua perusahaan tersebut di dalam siaran pers bersama.

Kerja sama ini menguntungkan para pengiklan premium karena sistem distribusi iklan bisa ditingkatkan dengan mengandalkan konten dari Yahoo!, dan sebaliknya iklan akan bisa ditampilkan di jejaring sosial yang meliputi jutaan pengguna Facebook di seluruh dunia.

Keberadaan Yahoo! akan memungkinkan pengguna Facebook untuk menemukan dan menghubungkan berita dan informasi dan berbagi bersama teman-teman di jejaring sosial Facebook.

"Kami gembira untuk mengembangkan kemitraan lebih dalam dengan Facebook, dan saya berterima kasih kepada Sheryl Sandberg dan timnya karena bersama-sama berusaha keras dengan tim kami guna mengembangkan kesepakatan yang dinamis ini," kata pejabat kepala pelaksana sementara Yahoo, Ross Levinsohn.

Menurut jejaring berita teknologi AllThingsD, tak ada pembayaran uang kontan akan berpindah tangan mengenai sengketa hak paten tersebut.

Akar Masalah

Perebutan hak paten ini diawali dengan tuntutan hak paten yang dilancarkan Yahoo! kepada Facebook sejak awal 2012 lalu di bawah kepemimpinan mantan Direktur Utama (CEO) Scott Thompson, dibalas Facebook dengan mengajukan tuntutan hak paten ke Yahoo!, sebelum menjadi perusahaan terbuka bulan Mei lalu.

Yahoo mengajukan tuntutan hukum terhadap Facebook pada Maret, dan menyatakan perusahaan jaringan sosial itu melanggar hak patennya yang mencakup periklanan, privasi, pesan dan jejaring sosial. Facebook mengajukan tuntutan balik terhadap Yahoo pada awal April.

Menurut AllThingsD, dewan pimpinan Yahoo pertama sepakat untuk menuntut Facebook sebab mantan Kepala Pelaksana Scott Thompson menjanjikan pembayaran keuangan besar dari tuntutan itu. Namun mereka mengulurkan tangan bagi penyelesaian dengan Facebook tak lama setelah Thompson mundur dari jabatannya karena masalah gelar akademis pada Mei.

Adanya perebutan hak paten ini juga sempat membuat Microsoft kebingungan. Pasalnya, perusahaan perangkat lunak ini memiliki saham Facebook dan juga merupakan investor awal berdirinya jejaring sosial terbesar di dunia ini. Di samping itu Microsoft juga bermitra erat dengan Yahoo! yang memakai mesin pencari Bing sebagai tulang punggung untuk menyediakan jasa pencarian di situs Yahoo!. Dengan merangkul Yahoo! Microsoft ingin meraup pasar lebih luas untuk menyaingi mesin pencari Google.