Genjot Bisnis Properti, WIKA Sertakan Aset Rp 34,44 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melakukan penyertaan aset properti berupa tanah seluas 5.384 M2 kepada PT Wijaya Realty senilai Rp34,344 miliar untuk Kerja Sama Operasi (KSO). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, aset tersebut berupa eks kantor perseroan di Jalan Jend Ahmad Yani No. 176-178 Kota Surabaya. Tujuanya mendukung kerja sama operasi untuk dikembangkan menjadi apartemen, condotel mixed use building (MUB) dengan perkantoran dan komersil.

Produk properti tersebut akan dijual untuk umum. Transaksi ini sudah disetujui RUPSLB perseroan paa 29 April 2010. Saat ini, WIKA Realty belum menyerahkan modal apapun dalam operasi bersama tersebut. Namun memiliki kemampuan dan pengalaman di bidang realty dan properti untuk mengembangkan menjadi landes house dan bangunan high rise.

Sesuai dengan perjanjian KSO, WIKA Realty akan menyetorkan modal kerja secara bertahap sesuai dengan kebutuhan proyek pembangunan MUB. Dana itu dari modal sendiri maupun pinjaman fasilitas kredit konstruksi dari perbankan.

Perseroan dan WIKA Realty akan memperoleh 50% keuntungan setelah laporan keuangan proyek diaudit oleh KAP independen. Keuntungan hasil ppenjualan uni MUB dibuktikan setalah adanya perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) dengan konsumen dikurangi biaya dan pajak. Tanah milik perseroan dapat dijadikan jaminan kredit konstruksi dari bank oleh WIKA Realty.

WIKA Realty merupakan anak usaha perseroan dengan kepemilikan saham 85,26%. Nilai transaksi penyertaan tanah Rp34,344 miliar dibandingkan dengan ekuitas perseroan sebesar Rp2,2 triliun per 20 Desember 2011 tidak material karena hanya 1,5% dari ekuitas perseroan. (bani)

BERITA TERKAIT

Perkenalkan Fortofolio Bisnis - Astra Tampil di 1st Pacific Expo Selandia Baru

NERACA Jakarta – Menunjukkan eksistensinya di dunia internasional, PT Astra Internasional Tbk (ASII) menjadi satu dari lebih dari 100 perusahaan…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

Bisnis Semen Masih Lesu - Semester Satu, Penjualan SMGR Turun 4,86%

NERACA Jakarta- Lesunya penjualan semen di semester pertama 2019, dirasakan betul bagi produsen semen. Salah satunya PT Semen Indonesia (Persero)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…