Biaya Eksplorasi ABM Investama Capai Rp 359,5 Juta

Senin, 09/07/2012

PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengungkapkan, sepanjang Juni 2012 biaya untuk kegiatan eksplorasi sudah mencapai Rp359,5 juta. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, PT Media Djaya Bersama yang merupakan anak usaha PT Reswara Minergi Hartama telah melakukan kegiatan eksplorasi tersebut sepanjang Juni 2012. Kegiatan tersebut meliputi infill drilling program dengan spasi 125 meter (m) sebanyak 15 lubang dengan total kedalaman 556 m.

Selain itu juga dilakukan geophysical logging sebanyak 15 lubang bor dengan kedalaman 548 m dan analisa laboratorium untuk contoh hasil pengeboran sebanyak 15. Sementara pihak yang melakukan eksplorasi pada lokasi tersebut adalah PT Tata Bara Utama (pemboran), CV Martiel Cahaya Perkasa (logging), dan geoservices (analisa laboratorium).

Dalam eksplorasi tersebut, metode pengujian dan pemilihan areal pengujian yang diterapkan adalah metode pengujian coring pada lapisan batu bara, open hole pada lapisan nonbatu bara, dan geophysical logging dengan menggunakan density, gamma ray, caliper, dan spontaneous resistivity pada setiap lubang bor.

Sedangkan untuk pemilihan areal, perseroan melakukannya pada wilayah konsesi batu bara PT Bara Energi Lestari yang merupakan group dari PT Media Djaya Bersama di Meulaboh, provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD)."Hasil tersebut bertujuan untuk meningkatkan keyakinan terhadap interpretasi cadangan yang sudah ada," katanya.

Sekadar informasi, PT Reswara merupakan anak perusahaan dari ABM Investama dan merupakan salah satu perusahaan subholding tambang batu bara yang memiliki lebih dari 550 juta metrik ton cadangan batu bara. Reswara kini memiliki empat izin usaha pertambangan tersebar di Kalimantan Selatan dan Nanggroe Aceh Darussalam. (bani)