Biaya Eksplorasi ABM Investama Capai Rp 359,5 Juta

PT ABM Investama Tbk (ABMM) mengungkapkan, sepanjang Juni 2012 biaya untuk kegiatan eksplorasi sudah mencapai Rp359,5 juta. Hal tersebut disampaikan perseroan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, PT Media Djaya Bersama yang merupakan anak usaha PT Reswara Minergi Hartama telah melakukan kegiatan eksplorasi tersebut sepanjang Juni 2012. Kegiatan tersebut meliputi infill drilling program dengan spasi 125 meter (m) sebanyak 15 lubang dengan total kedalaman 556 m.

Selain itu juga dilakukan geophysical logging sebanyak 15 lubang bor dengan kedalaman 548 m dan analisa laboratorium untuk contoh hasil pengeboran sebanyak 15. Sementara pihak yang melakukan eksplorasi pada lokasi tersebut adalah PT Tata Bara Utama (pemboran), CV Martiel Cahaya Perkasa (logging), dan geoservices (analisa laboratorium).

Dalam eksplorasi tersebut, metode pengujian dan pemilihan areal pengujian yang diterapkan adalah metode pengujian coring pada lapisan batu bara, open hole pada lapisan nonbatu bara, dan geophysical logging dengan menggunakan density, gamma ray, caliper, dan spontaneous resistivity pada setiap lubang bor.

Sedangkan untuk pemilihan areal, perseroan melakukannya pada wilayah konsesi batu bara PT Bara Energi Lestari yang merupakan group dari PT Media Djaya Bersama di Meulaboh, provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD)."Hasil tersebut bertujuan untuk meningkatkan keyakinan terhadap interpretasi cadangan yang sudah ada," katanya.

Sekadar informasi, PT Reswara merupakan anak perusahaan dari ABM Investama dan merupakan salah satu perusahaan subholding tambang batu bara yang memiliki lebih dari 550 juta metrik ton cadangan batu bara. Reswara kini memiliki empat izin usaha pertambangan tersebar di Kalimantan Selatan dan Nanggroe Aceh Darussalam. (bani)

BERITA TERKAIT

93 Juta Sedotan Digunakan Setiap Harinya

    NERACA   Jakarta - Sebanyak 93 juta batang sedotan plastik digunakan dalam sehari di seluruh Indonesia yang akan…

Capai 4 Juta Pelanggan, BOLT Tingkatkan Kualitas Layanan Supaya Pelanggan Puas

Capai 4 Juta Pelanggan, BOLT Tingkatkan Kualitas Layanan Supaya Pelanggan Puas NERACA Jakarta - PT Internux sebagai penyelenggara layanan BOLT…

BI: CAD Triwulan III-2018 Capai 3,37% PDB - MENKEU IMBAU MASYARAKAT KURANGI KEGIATAN KE LUAR NEGERI

Jakarta-Bank Indonesia mengungkapkan, defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit-CAD) pada triwulan III-2018 mencapai US$8,8 miliar atau 3,37% terhadap PDB,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

MAYA Bagi Dividen Interim Rp 223,19 Miliar

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) akan membagikan dividen tengah tahun sebesar Rp35 per lembar saham. Hal itu sesuai dengan…