Target Obligasi Diyakini Tembus Dua Kali Lipat - Proyeksi Pasar Semester Dua

NERACA

Jakarta – Meskipun kondisi pasar global dinilai masih negatif, namun tidak menyurutkan perusahaan untuk mencari pendaaan baru lewat penerbitan surat utang (obligasi). Bahkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memproyeksikan nilai penerbitan obligasi di tahun 2012 nilainya bisa mencapai dua kali lipat dari target.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen mengatakan, pasar obligasi tahun ini bisa tumbuh melesat, “Saya memproyeksikan akhir tahun sangat bagus dan target obligasi mudah-midahan bisa dua kali lipat target,”katanya di Jakarta, Kamis (5/7).

Tapi, dia memproyeksikan angka tersebut dengan asumsi Bank Indonesia (BI) menahan BI rate di level saat ini di posisi 5,75%. "Proyeksi tersebut akan tercapai jika kondisi BI Rate tidak bergejolak," katanya.

Dia menuturkan obligasi korporat dengan tenor 2 tahun saat ini memiliki yield sekitar 7%-7,25%. Sampai semester pertama 2012 ini BEI mencatat penerbitan obligasi senilai Rp39,37 triliun. Jumlah tersebut telah melampaui target yang ditetapkan BEI pada tahun ini senilai Rp30 triliun. Artinya, hingga saat ini, bursa sudah melampaui target nilai emisi obligasi.

Dalam data BEI tercatat jumlah emisi obligasi sepanjang semester pertama 2012 senilai Rp39,37 triliun dari 34 emisi sebanyak 29 emiten. Jumlah nilai obligasi itu bertambah seiring dengan pencatatan Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2012 yang diterbitkan oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) senilai Rp1 triliun.

Dengan pencatatan obligasi itu maka total emisi Obligasi, Sukuk, dan efek beragun aset (EBA) yang tercatat di BEI berjumlah 198 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp170,89 triliun dan 80 juta dolar AS, diterbitkan oleh 98 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 90 seri dengan nilai nominal Rp791,18 triliun dan empat EBA senilai Rp1,25 triliun.

Asal tahu saja, pasar obligasi tahun 2012 dipercaya akan menembus total nilai penerbitan baru Rp 45 triliun. Ini bahkan menembus target yang ditetapkan Bursa Efek Indonesia (BEI). (bani)

BERITA TERKAIT

Pasar Mobil Premium RI Diyakini Bakal Berkembang

BMW Group Indonesia merasa optimistis pasar mobil kelas premium akan terus berkembang di Tanah Air. Ada berbagai faktor yang melatarbelakangi…

Adhi Commuter Properti Garap Pasar LRT

Adhi Commuter Properti Garap Pasar LRT NERACA Jakarta - PT Adhi Commuter Properti (ACP) anak perusahaan PT Adhi Karya (Persero)…

SMI Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 8,7% - Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai pembiayaan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/SMI) berencana menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…