Pemerintah Lelang Sukuk Rp500 Miliar - Pada 10 Juli 2012

NERACA

Jakarta--Pemerintah akan melelang sukuk negara atau surat berharga syariah negara (SBSN) dengan target indikatif Rp500 miliar pada 10 Juli 2012 untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2012.

Demikian siaran pers Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan yang diterima di Jakarta, Rabu,4/7

Dalam keterangan itu disebutkan pula, sukuk negara yang akan dilelang terdiri atas empat seri suku negara berbasis proyek. Seri itu, yakni PBS001, seri PBS002, seri PBS003 dan PBS004. Keempat seri sukuk itu merupakan penjualan kembali. Pemerintah juga akan melelang sukuk negara seri SPN-S 11012013 (penerbitan baru).

SPN-S 11012013 akan jatuh tempo 11 Januari 2012, dengan imbalan secara diskonto. PBS001 akan jatuh tempo pada 15 Februari 2018 dengan tingkat imbalan 4,45%. PBS002 akan jatuh tempo 15 Januari 2022 dengan imbalan 5,45%.

Kemudian, PBS003 akan jatuh tempo 15 Januari 2027 dengan imbalan 6,00%. Sementara PBS004 akan jatuh tempo 15 Februari 2037 dengan imbalan 6,10%. Serap Rp6,95 triliun Sementara itu dalam lelang empat seri surat utang negara (SUN) pada Selasa (3/7), pemerintah menyerap dana sebesar Rp6,95 triliun dari penawaran yang masuk sebesar Rp16,49 triliun. Jumlah dimenangkan sebesar Rp6,95 triliun itu lebih besar dari jumlah indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp6 triliun.

Penawaran yang masuk untuk SPN12130704 mencapai Rp0,79 triliun dan pemerintah menyerap sebesar Rp0,55 triliun dengan imbal hasil rata-rata tertimbang 4,49%. SUN ini akan jatuh tempo 4 Juli 2013. Penawaran yang masuk untuk FR0061 sebesar Rp6,48 triliun, pemerintah menyerap Rp3,30 triliun dengan imbal hasil 6,10%, tingkat kupon 7,00 persen. SUN ini akan jatuh tempo 15 Mei 2022. **cahyo

BERITA TERKAIT

NPI Januari-Oktober Defisit US$5,51 Miliar - INDEF MINTA PEMERINTAH WASPADAI HARGA PANGAN

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, neraca perdagangan Indonesia (NPI) pada Oktober 2018 masih defisit US$1,82 miliar secara bulanan (mtm) dan…

Kadin Berharap Pemerintah Susun Regulasi Lebih Pro Dunia Usaha - Sektor Riil

NERACA Jakarta – Kamar Dagang dan Industri Indonesia berharap pemerintah membuat kebijakan dan regulasi bidang kelautan dan perikanan pro dunia…

Pemerintah Bersinergi Cari Solusi Alih Fungsi Lahan Sawah

      NERACA   Jakarta – Silang pendapat mengenai jumlah produksi beras nasional, pasca terbitnya data pangan Badan Pusat…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Mengganti Terigu Impor dengan Produk Buatan Lokal - Teknologi Pangan

        NERACA   Bogor - Mie memang menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia, tanpa pandang usia. Sayangnya mie…

Mewaspadai Inflasi Di Akhir Tahun

      NERACA   Jakarta - Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai ancaman…

LPEI Mendorong BUMN Ekspor ke Pasar Prospektif

    NERACA   Jakarta – Pasar prospektif menjadi salah satu alternatif negara tujuan untuk memperluas ekspor di samping Cina…