Erajaya Borong Lima Juta Saham Nusa Gemilang Abadi

NERACA

Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membeli 5.000.000 lembar saham seri B PT Nusa Gemilang Abadi (NGA) dari PT West Swan Overseas Limited (WSO) dengan harga Rp1.000 per lembar senilai Rp5 miliar.

Informasi tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/7). Disebutkan, transaksi dilakukan pada 29 Juni 2012. WSO merupakan anak usaha perseroan hingga 99,99%. WSO didirikan dan mengikuti hukum negara British Virgin Island sejak 26 Mei 2011.

Pemegang saham WSO lainnya adalah Boswell Investments PTE Ltd sebesar 0,01%. Transaksi ini untuk mendorong struktur anak perusahaan menjadi lebih efisien. Sebelumnya, perusahaan mengakuisisi PT Teletama Artha Mandiri (TAM) sebagai distributor Blancberry dengan nilai investasi sebesar Rp 1,99 miliar.

Corporate Secretary Erajayaa Syaiful Hayat mengatakan, pembelian saham TAM oleh perseroan dari PT Nusa Gemilang Abadi (NGA) sebanyak 1.999 lembar dengan harga masing-masing Rp1 juta sehingga total transaksi mencapai Rp1,99 miliar,”Transaksi yang dilakukan adalah transaksi afiliasi. Pasalnya, perseroan melalui anak usahanya, West Swan Overseas Limited menguasai 99,95% saham NGA,”katanya.

Dia menjelaskan, transaksi ini dilakukan agar lebih memudahkan dalam konsolidasi pelaporan keuangan dan efisiensi operasi. Transaksi ini juga diklaim tidak akan memberikan dampak yang merugikan kepada pemegang saham.

Akuisisi pembelian saham TAM, memperlengkap produk PT Erajaya Swasembada Tbk yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai distributor noneksklusif produk iPhone di Indonesia. Perseroan bersama dengan Apple South Asea Pte Ltd telah menandatangani iPhone Distributor Agreement (perjanjian). (bani)

BERITA TERKAIT

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…

Laba Bersih Alfamart Melesat Tajam 71,11%

NERACA Jakarta - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) membukukan kenaikan laba 2019 sebesar 71,11% menjadi Rp1,11 triliun dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Propinsi Ini Paling Rentan Terhadap Covid-19

Masifnya penyebaran virus corona (Covid-19) telah berdampak pada lemahnya perekonomian dalam negeri dan memberikan kekhawatiran para pelaku ekonomi. Berdasarkan Katadata…

Sentimen Stimulus Pemerintah - Laju IHSG Berhasil Balik Arah Ke Zona Hijau

NERACA Jakarta – Mengakhiri perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/4) kemarin, indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup…

Latinusa Bukukan Untung US$ 2,68 Juta

NERACA Jakarta - Emiten pengolahan pelat timah PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) atau Latinusa membalikkan posisi rugi tahun lalu…