Kredit KPR BCA Kena Dampak LTV

NERACA

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengaku kebijakan Loan to Value (LTV) yang mulai berlaku 16 Juni 2012 diperkirakan akan menurunkan kredit KPR di bawah 10%. "Dampak kebijakan itu tidak besar untuk kita, paling KPR hanya turun di bawah 10%," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Rabu (4/7)

Namun, untuk saat ini dampak tersebut belum terlihat mengingat aturannya baru diberlakukan 16 Juni 2012 lalu. "Tapi indutsri perbankan pasti tetap akan mengantisipasi penurunan kredit KPR, mobil, dan motor sebagai dampak dari kebijakan LTV itu," tukasnya.

Secara umum, Jahja memperkirakan industri perbankan rata-rata akan mengalami penurunan sebesar 10%-15% untuk kredit KPR dan kendaraan bermotor dibanding sebelum keluarnya aturan LTV. "Tiap bank berbeda dampaknya karena perbedaan pola costumer. Kita sendiri dampaknya tidak sampai 10% mengingat kita sudah terbiasa dengan DP yang sangat tinggi," ujarnya

Sebelumnya diberitakan, Bank Indonesia (BI) melalui Surat Edaran (SE) BI Nomor 14/10/DPNP per 15 Maret 2012, membtasi Down Payment (DP) atau uang muka kredit kepemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar 25-30% untuk menekan kredit yang sifatnya konsumtif.

Pembatasan DP itu juga diperkuat oleh Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 3/PMK.010/2012, tentang Uang Muka Pembiayaan Konsumen Untuk Kendaraan Bermotor pada Perusahaan Pembiayaan, yang diterapkan per 15 Juni 2012. **cahyo

BERITA TERKAIT

Genjot KPR, BTN Jalin Kerjasama dengan Taspen

      NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama PT Taspen (Persero) siap bersinergi menyediakan…

Bank Banten Diharapkan Ekspansif Kucurkan Kredit

    NERACA   Banten - Gubernur Banten Wahidin Halim meminta kepada pengelola Bank Banten agar membantu permodalan seluruh sektor…

HUT Ke 61, BCA Gelar Expoversary

  NERACA Tangerang – Dalam rangka memfasilitasi nasabah untuk menemukan solusi perbankan dan keuangannya, PT Bank Central Asia (BCA) menggelar…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Taspen Raih Laba Bersih Rp721 miliar

      NERACA   Jakarta - PT Taspen (Persero) sepanjang tahun 2017 mencatat laba bersih sebesar Rp721,73 miliar, tumbuh…

Naik 15,5%, BTN Cetak Laba Rp3,02 triliun

      NERACA   Jakarta - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menunjukan hasil positif sepanjang 2017 dengan…

Penghambat Inklusi Keuangan di Indonesia Menurut Presiden

      NERACA   Jakarta - Presiden Joko Widodo menyebutkan ada dua penghambat perluasan inklusi keuangan di Indonesia, yakni…