Penyaluran Kredit Perbankan Naik Rp7,7 Triliun

NERACA

Bengkulu---Kredit yang disalurkan bank umum di Provinsi Bengkulu meningkat 5,2% dari Rp7,4 triliun pada triwulan keempat 2011 menjadi Rp7,78 triliun pada triwulan pertama 2012. "Penyaluran kredit bank umum mengalami peningkatan tetapi perbandingan dana yang disalurkan dalam bentuk kredit dengan jumlah dana pihak ketiga sedikit menurun," kata Pemimpin Bank Indonesia , Causa Iman Karana di Bengkulu, Rabu.

Namun Iman mengakui meski demikian ada peningkatan risiko kredit, rasio "non-performing loan" (NPL) masih tergolong rendah yaitu 1,81%. Pada triwulan pertama 2012 kinerja bank umum baik konvensional maupun syariah relatif baik. Total aset bank umum mengalami peningkatan seiring dengan peningkatan jumlah dana pihak ketiga dan penyaluran kredit.

Iman menambahkan, jumlah dana pihak ketiga yang dihimpun oleh bank umum pada triwulan pertama 2012 mengalami peningkatan sebesar Rp425 miliar. Jumlah dana yang dihimpun bank umum pada triwulan keempat 2011 sebesar Rp6,19 triliun, naik menjadi Rp6,62 triliun pada triwulan pertama 2011, atau naik 6,9%.

Secara khusus, kata Iman, bank umum syariah juga menunjukkan kinerja yang cukup baik meski jumlah dana pihak ketiga pada triwulan pertama 2012 mengalami penurunan 8,4% yaitu menjadi Rp259,8 miliar. Jumlah pembiayaan yang disalurkan bank umum syariah mengalami peningkatan 4,3% dibandingkan triwulan sebelumnya menjadi Rp438,8 miliar.

Selain itu, kinerja yang cukup baik juga ditunjukkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). "Indikator perbankan seperti total aset dan dana pihak ketiga serta penyaluran kredit mengalami peningkatan rata-rata 9%," jelasnya. **cahyo

BERITA TERKAIT

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bank Banten Luncurkan 'Kredit Usaha Bangun Banten'

Bank Banten Luncurkan 'Kredit Usaha Bangun Banten' NERACA Serang - Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) selaku Bank milik pemerintah…

MKNT Kantungi Restu Gelar Rights Issue - Butuh Modal Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta - Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), perusahaan telekomunikasi berbasis digital PT Mitra Komunikasi Nusantara…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Diyakini Tahan Suku Bunga Acuan

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) diyakini akan menahan kebijakan bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" di…

OCBC NISP Yakin Pertumbuhan Kredit Dua Digit

  NERACA   Jakarta - PT OCBC NISP Tbk meyakini penyaluran kredit akan membaik pada triwulan IV/2017 sehingga mampu mencapai…

Utang Luar Negeri Naik 4,7%

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) naik 4,7 persen (year on year)…