JFX Targetkan Transaksi Tumbuh 100% di Semester II

Kontrak Berjangka Emas Jadi Andalan

Rabu, 04/07/2012

NERACA

Jakarta – Dalam rangka meningkatkan transaksi di bursa berjangka, PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Future Exchanges (JFX) meluncurkan produk kontrak berjangka emas yaitu kontrak berjangka emas 100 gram. Dimana produk ini melengkapi tujuh jenis kontrak berjangka emas yang sudah ada.

Direktur JFX Bihar Sakti Wibowo mengatakan, kontrak berjangka emas 100 gram guna memenuhi permintaan pasar saat ini, “Oleh karena itu, kami membidik pasar atau nasabah retail yang memiliki potensi cukup besar dalam bertransaksi multilateral yang selama ini belum digarap,”katanya di Jakarta, Selasa (3/7).

Melihat peluang pasar yang cukup besar, perseroan menargetkan transaksi di semester II-2012 bisa meningkat 100%. Saat ini, total transaksi di semester I sudah mencapai 80.000 lot dan karena itu, JFX kata Bihar optimis semester depan mampu menargetkan naik dua kali lipat mengingat total transaksi tahun lalu saja hanya 78.000 lot.

Diminati Investor

Diakui Bihar, kontribusi transaksi terbesar berada pada emas. Tercatat sekitar lebih dari 50% transaksi berasal dari emas, yang berarti sekitar 50.000-60.000 transaksi. BBJ juga menargetkan lonjakan transaksi mencapai 1.500 lot per hari. “Target tersebut, ditetapkan dapat terjadi pada kuartal IV-2012. "Saat ini jumlah transaksi mencapai 808 kali per hari," kata Bihar.

Dengan demikian, JFX menargetkan peningkatan hampir dua kali lipat. Jumlah transaksi sebanyak 808 kali itu pun menunjukkan peningkatan drastis. Asal tahu saja, pada awal dibukanya bursa berjangka yaitu Juli 2012, transaksinya hanya 10 lot. Berarti naik 800 kali lipat.

Menurutnya, pencapaian transaksi 1.500 kali tersebut akan ditopang dengan beberapa terobosan. Pertama, peluncuran varian baru kontrak berjangka emas yaitu Kontrak Berjangka Emas 100 gram (GOL 100). "Ini melengkapi tujuh jenis kontrak berjangka emas yang sudah ada," katanya.

Kedua, penyerahan fisik emas juga lebih fleksibel. Pasalnya, selama ini perseroan telah bekerjasama dengan Perum Pegadaian dalam hal lokasi serah terima fisik emas. Kemudian yang ketiga, peluncuran Ftradings Mobile yang merupakan aplikasi untuk melakukan transaksi perdagangan multilateral secara online, juga diharapkan mampu mendorong target JFX. “Aplikasi ini sangat mudah digunakan, dengan transaksi dengan online ini diharapkan dapat membantu mengejar target,” ungkapnya.

Hingga saat ini, nasabah dapat melakukan serah terima di outlet-outlet Pegadaian. Terdapat 12 kota yangg dapat melayani serah terima ini, antara lain Jakarta, Medan, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Makassar. "Selain itu, kemudahan dari mobil trading, diharapkan dapat mendukung peningkatan transaksi,"tuturnya.

Program Emas 100 Gram

Sebagaimana diketahui, Kontrak Berjangka Emas 100 gram dengan kode GOL 100 adalah produk baru memperlengkap produk emas yang sudah ada. Melalui varian baru ini, kata Bihar bisa menyerap investor lebih banyak lagi kedepan. “Sejak soft launching program ini pada tanggal 3 Juni lalu, sudah terjadi 600 lot transaksi, makanya kami optimis,” tegasnya.

Bihar menjelaskan, kontrak berjangka emas GOL 100 ini memungkinkan nasabah retail membeli kontrak emas seharga Rp 50 juta (asumsi seharga Rp 500.000 per gram emas) dengan hanya berinvestasi sebesar Rp 2,5-5 juta. Itu pun tergantung dari margin yang biasanya sebesar 5-10% dari nilai kontrak.

Kontrak berjangka emas termasuk salah satu produk unggulam kontrak berjangka komoditi yang ada di JFX saat ini, selain kontrak berjangka kakao dan olein. Bihar menambahkan, bila kontrak GOL 100 jatuh tempo, maka serah fisik kontrak emas itu akan difasilitasi oleh PT Kliring Berjangka.

Maka guna memudahkan nasabah melakukan lokasi serah terima fisik emas, JFX pun turut bekerja sama dengan Perum Pegadaian dan PT Aneka Tambang Indonesia yang tersebar di 12 kota di Indonesia.

Volume perdagangan kontrak berjangka emas melonjak 358% dari tahun sebelumnya seiring naiknya harga komoditi emas di pasaran dunia.

Sebagai informasi, selama ini JFX memiliki tujuh jenis kontrak berjangka emas, yakni kontrak emas 1 kilo gram, emas 250 gram, gulir emas rupiah dan dolar, indeks emas, gulir dolar, dan gulir mini emas dolar. Adapun mutu emasnya, yakni kemurnian 99,9% dengan angka seri dan stempel dari refineri yang diakui oleh LBMA. (didi)