BSB Harap DPK Naik Sekitar Rp3 Triliun - Ajak Dompet Duafa

NERACA

Jakarta---PT Bank Syariah Bukopin (BSB) berharap kerjasamanya dengan Yayasan Dompet Dhuafa Republika dalam promosi bersama zakat, infaq, dan wakaf selama Ramadhan 2012, bisa mendongkrak pendapatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sekitar Rp3 triliun. “Kita berharap dengan kerja sama dengan Dompet Dhuafa ini dana pihak ketiga (DPK) akan mencapai Rp3 triliun pada 2012,” kata Kerja Direktur Bisnis Bank Syariah Bukopin (BSB) Harry Harmono Busiri usai melakuka penandatanga besama Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini di Jakarta, Selasa,3/7

Menurut Harry, BSB telah bekerja sama dengan Dompet Dhuafa sejak tahun lalu dalam penerimaan setoran zakat, infaq, waqaf dan bantuan sosial lainnya dari masyarakat. "Ini merupakan kerja sama promosi bersama untuk zakat, infaq, wakaf dan pemberian bantuan sosial dari masyarakat selama Ramadhan 1433 Hijriah," tambahnya

Harry menjelaskan dalam kerja sama ini, masyarakat dapat menyetor zakat, infaq, waqaf melalui kantor cabang BSB dan kantor layanan syariah PT Bank Bukopin Tbk atau dapat juga melalui ATM. "Kami berharap dengan kerja sama ini dapat mendorong pengelolaan zakat, infaq, waqaf di Indonesia dengan memberi kemudahan bagi masyarakat untuk menyalurkan dana," tambahnya

Sementara itu, Ismail Said mengatakan pihaknya menargetkan dapat menghimpun Rp70 miliar selama Ramadhan, di mana untuk kerja sama dengan BSB dapat menghimpun sekitar 50% atau Rp35 miliar.

Selain kerja sama dengan Dompet Dhuafa, rangkaian kegiatan selama Ramadhan lainnya di seluruh cabang BSB akan diselenggarakan seperti pembagian takjil Ramadhan, penyantunan yatim piatu, donasi ke beberapa masjid, sahur on the road, pengajian rutin Ramadha disertai Kultum. **lia

BERITA TERKAIT

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi

KPK-KAI Ajak Masyarakat Banyumas Budayakan Antikorupsi NERACA Purwokerto - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak…

Keppel Land Garap Proyek Properti Rp 1 Triliun - Gandeng Metropolitan Land

NERACA Jakarta - Keyakinan pasar properti di Indonesia masih tetap positif, Keppel Land Limited (Keppel Land) kembali menggarap pasar Indonesia…

Dana Kelola Pinnacle Investment Rp 2,3 Triliun

Per September 2017, Pinnacle Investment diperkirakan telah meraup dana kelolaan reksadana mencapai Rp 2,3 triliun. Dana kelolaan perusahaan manajer investasi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Permintaan Kredit di 13 Sektor Meningkat

  NERACA   Jakarta - Bank Indonesia melalui surveinya mencatat permintaan kredit pada 13 sektor ekonomi meningkat sepanjang triwulan III…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

BNI Dukung Peremajaan Kelapa Sawit

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung program pemerintah dalam percepatan peremajaan…