BII Layani Nasabah Bank Shinkin

NERACA

Jakarta---PT Bank Internasional Indonesia (BII) melayani nasabah Shinkin Central Bank (SCB) Jepang, setelah kedua bank menjalin kerja sama bisnis strategis pada awal Juli 2011.

Demikian kata Direktur Utama BII, Dato Khairussaleh Ramli dan Direktur SCB Kazayuki Okura dalam penandatanganan nota kesepahaman yang disaksikan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yoshinori Katori dan Direktur Perbankan UKM BII, Jenry Wiriyanto.

Berdasar kerjasama itu, BII akan melayani nasabah SCB di Indonesia dan menyediakan rangkaian produk dan layanan perbankan bagi nasabah SCB mulai dari perbankan konsumer hingga korporasi. Produk dan layanan tersebut termasuk layanan rekening, pengiriman uang, pembiayaan perdagangan, penukaran uang asing, produk surat berharga, dan lainnya.

Kemitraan dengan SCB akan mencakup 271 bank Shinkin di Jepang. Bank-bank di Shinkin merupakan bank yag mendukung pengusaha UKM, di mana banyak di antara mereka adalah pemasok industri mobil dan sepeda motor Jepang di Indonesia. "Kami siap mendukung pengusaha UKM ini beserta pengusaha Jepang lainnya untuk mengembangkan bisnis mereka di Indonesia," sebut Khairussaleh.

Nasabah SCB dapat melakukan transaksi perbankan melalui jaringan BII yang memiliki 360 cabang di Indonesia, termasuk kantor cabang BII di kawasan industri seperti Jababeka dan MM2100 di Jawa Barat. Mereka juga memperoleh harga valuta asing yang kompetitif. Desk Jepang BII juga akan membantu memenuhi permintaan informasi dari nasabah.

SCB merupakan bank sentral dari bank-bank Shinkin yang juga beroperasi sebagai koperasi lembaga keuangan beranggotakan 271 bank di Shinkin. SCB merupakan lembaga keuangan berbasis komunitas di Jepang yang didukung oleh 7.584 kantor cabang di Jepang. **cahyo

BERITA TERKAIT

Bank DKI Salurkan Kredit UMKM Secara Masal

    NERACA   Jakarta - Dukung program kerja Pemprov DKI Jakarta, khususnya dibidang pengembangan UMKM, Bank DKI menyalurkan kredit…

KINERJA BANK MANDIRI TRIWULAN I

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (tengah) bersama Direktur Treasury dan International Banking Darmawan Junaidi (kiri), Direktur IT dan Operation…

Bank Mayora Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Guna perkuat likuiditas, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan kembali menerbitkan surat utang senilai Rp 500 miliar. Berdasarkan pengumuman Kustodian…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

OJK Ingin Tingkatkan Integritas - Rombak Sejumlah Pejabat

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pergantian sejumlah pejabat di kantor pusat maupun di kantor…

LPDB Prioritaskan Koperasi Produktif - Penyaluran Dana Bergulir

      NERACA   Bali - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan…

Pasar Keuangan Global Masih Akomodatif

    NERACA   Jakarta - Kondisi pasar keuangan global saat ini bagi Indonesia masih akomodatif di tengah peningkatan harga…