BI "Larang" ATM Sediakan Valas

Selasa, 03/07/2012

NERACA

Jakarta – Bank Indonesia benar-benar memperketat pembelian valuta asing termasuk dolar AS. Bahkan Automated Teller Machine (ATM) yang menyediakan dolarpun tak ada lagi. “Salah satunya pengaturan mengenai pembelian valuta asing terhadap rupiah oleh Nasabah melalui Automated Teller Machine (ATM) dihapus. Nasabah tak bisa lagi mengambil dolar dari ATM," kata Juru Bicara BI Difi di Jakarta, Senin (2/7)

Lebih jauh kata Difi, BI telah mengeluarkan beberapa aturan tambahan terkait pembelian valuta asing di bank, termasuk ATM yang mengeluarkan dana tunai berupa dolar AS. "BI telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 14/11/DPM tanggal 21 Maret 2012 perihal Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 10/42/DPD perihal Pembelian Valuta Asing terhadap Rupiah kepada Bank," paparnya

Menurut Difi, aturan tersebut dikeluarkan seiring dengan perkembangan transaksi pembelian valuta asing yang menunjukkan adanya intensitas kebutuhan valuta asing yang sangat terkait dengan kegiatan di sektor riil, khususnya dalam kegiatan perdagangan internasional. "Untuk itu, penyempurnaan ketentuan ini ditujukan sebagai upaya meningkatkan dukungan bagi pelaku usaha dalam melakukan pembelian valuta asing terhadap rupiah untuk tujuan ekonomi, namun dengan tetap memperhatikan stabilitas nilai tukar rupiah," tuturnya

Dikatakan Difi, selain itu dalam pembelian valuta asing termasuk dolar AS maka nasabah maupun pihak asing perlu menyampaikan dokumen pelengkap dan menyertakan dokumen underlying.

Disisi lain, kata Difi lagi, pembelian valuta asing terhadap rupiah hanya dapat dilakukan untuk jenis valuta asing yang sama dengan yang tercantum dalam dokumen underlying, kecuali untuk valuta asing yang likuiditasnya tidak tersedia di pasar keuangan domestik.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Citibank, Mona Monika mengakui Citibank tak lagi memberikan layanan ATM yang menyediakan dolar AS. Alasanya ada peraturan baru dari BUI. "Ada peraturan BI jadi kita follow aturan tersebut," tegasnya

Menurut Mona, saat ini atau tepatnya 1 Juli 2012 ATM yang menyediakan dolar tidak lagi beroprasi. "Sudah tidak ada lagi," ucapnya

Citibank memang salah satu bank yang menyediakan tarik tunai dalam bentul dolar bagi para nasabahnya. Sebagai catatan, seiring dengan perkembangan transaksi pembelian valuta asing yang menunjukkan adanya intensitas kebutuhan valuta asing yang sangat terkait dengan kegiatan di sektor riil, khususnya dalam kegiatan perdagangan internasional BI menerbitkan SE. **cahyo