Kucuran Kredit Bank DKI Naik 24,5%

Selasa, 03/07/2012

NERACA

Jakarta—PT Bank DKI mengklaim telah menyalurkan kredit hingga mencapai sekitar Rp 12,7 triliun pada semester I/2012. Penyaluran kredit ini naik hingga 24,5% disbanding di akhir 2011 lalu. Kenaikan yang tercatat sesuai dengan target Bank Indonesia (BI) untuk industri perbankan pada umumnya. "Akhir Desember penyaluran kredit kami sebesar Rp 10,2 triliun. Nah hingga Juni sudah naik jadi Rp 12,7 triliun," kata Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono di Jakarta,2/7.

Menurut Eko, perseroan menargetkan penyaluran kredit hingga akhir 2012 bisa mencapai Rp 15,3 triliun. Dari penyaluran yang sudah dilakukan Bank DKI tahun ini, kontribusi terbesar dipegang oleh kredit produktif yang menyumbang hingga 60%. Padahal tahun lalu, kontribusinya hanya 40%. "Kebanyakan penyaluran kreditnya untuk korporasi dan komersial," tegasnya

Bank DKI baru akan menggelar penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) awal tahun depan. "Tahun ini ada rencana pemegang saham memberikan tambahan modal Rp 500 miliar. Jadinya IPO tidak tahun ini," ujarnya

Seperti diketahui, APBD 2012 yang sudah disetujui beberapa waktu lalu menyebutkan Bank DKI mendapatkan modal sebesar Rp 250 miliar. Dan dalam APBD perubahan, Bank DKI akan mendapatkan lagi dana sekitar Rp 250 miliar, sehingga total dananya mencapai Rp 500 miliar. **cahyo