Kucuran Kredit Bank DKI Naik 24,5%

NERACA

Jakarta—PT Bank DKI mengklaim telah menyalurkan kredit hingga mencapai sekitar Rp 12,7 triliun pada semester I/2012. Penyaluran kredit ini naik hingga 24,5% disbanding di akhir 2011 lalu. Kenaikan yang tercatat sesuai dengan target Bank Indonesia (BI) untuk industri perbankan pada umumnya. "Akhir Desember penyaluran kredit kami sebesar Rp 10,2 triliun. Nah hingga Juni sudah naik jadi Rp 12,7 triliun," kata Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono di Jakarta,2/7.

Menurut Eko, perseroan menargetkan penyaluran kredit hingga akhir 2012 bisa mencapai Rp 15,3 triliun. Dari penyaluran yang sudah dilakukan Bank DKI tahun ini, kontribusi terbesar dipegang oleh kredit produktif yang menyumbang hingga 60%. Padahal tahun lalu, kontribusinya hanya 40%. "Kebanyakan penyaluran kreditnya untuk korporasi dan komersial," tegasnya

Bank DKI baru akan menggelar penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) awal tahun depan. "Tahun ini ada rencana pemegang saham memberikan tambahan modal Rp 500 miliar. Jadinya IPO tidak tahun ini," ujarnya

Seperti diketahui, APBD 2012 yang sudah disetujui beberapa waktu lalu menyebutkan Bank DKI mendapatkan modal sebesar Rp 250 miliar. Dan dalam APBD perubahan, Bank DKI akan mendapatkan lagi dana sekitar Rp 250 miliar, sehingga total dananya mencapai Rp 500 miliar. **cahyo

BERITA TERKAIT

Gandeng Tiga Bank Syariah - Pertamina Siapkan Payroll Bagi Karyawan

NERACA Jakarta- PT Pertamina (Persero) menggandeng tiga bank Syariah BUMN sebagai mitra dalam pembayaran gaji dan sejumlah pembayaran personal karyawan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…

Bank Commonwealth Luncurkan Aplikasi Wealth Management

  NERACA   Jakarta - Bank Commonwealth meluncurkan aplikasi CommBank SmartWealth yang merupakan aplikasi pertama di Indonesia yang berfokus pada…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BI Pertahankan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar enam persen…

OJK Sebut DP 0% Gairahkan Sektor Produktif

      NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengklaim kebijakan penghapusan uang muka kendaraan bermotor pada perusahaan…

SMF Kerjasama Operasional dengan Bank Penyalur KPR FLPP

    NERACA   Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama operasional dengan bank penyalur…